Monday, April 17, 2017
Kue Ulang Tahun
Malam, Gie.. Malam, semuanyah.. Gue mau cerita dikit boleh ya, cerita di balik foto yang gue upload di post ini. Hehe.. Yas, itu foto kue ulang tahun gue, dari misua tercinta.. Yang, jujur aja, gue nggak nyangka, dia beneran kasih gue kue macam itu. Hehe..
Beberapa hari sebelum gue tambah umur, si misua nyinggung-nyinggung gitu deh, ditanya-tanya lah gue mau kado apa. Dan emang dasarnya dia mah lebih banyak bercanda (lebih tepatnya ngebercandain gue sampe gue kesel 😅), gue anggap ringan aja lah ya, dan, yes, nggak berharap apapun. Hahahaha.. Seperti biasa, udah didoain aja udah syukur Alhamdulillah..
"Aku mau cake dong. Birthday cake, coklat gitu, ada tiup lilinnya," jawab gue sekenanya begitu dia tanya gue mau apa.
"Hoo.. Kue coklat gimana? Beli di mana?"
"Hmm, di coklatku chocoshop aja," jawab gue lagi, yang emang sih, toko coklat satu itu udah jadi semacam tempat belanja coklat favorit gue selama di Malang. Jadi yah, kaya otomatis aja gitu, pop up in my mind begitu ditanya. Hahaha.. Padahal sih kalau digali (dan dipikir-pikir) lagi, pengen gitu, sekali-kali gue nyobain cheese cake nya dapur coklat atau harvest. Huahahaha..
Oh ya, and you know what, abis itu misua gue bales gimana?
"Oh, emang ada toko itu di Malang ya? Belinya gimana? Online?"
"Ada lah.. Kan emang tokonya di Malang. Aku sering beli di situ. Mesen online juga bisa.."
"Yawes, kalau gitu ntar kamu yang pesen yah. Ta' kasih duitnya, kamu yang siapin.." Dan dia ketawa lebar, macam ginih: 😂 Dan gue kembali speechless seperti biasa, memasang ekspresi andalan macam ginih: 😫
Wajar toh yoo, kalau gue nggak expect apapun dari misua gue kalau begitu caranya. Ahahaha.. Dan percayalah, momen kaya gitu udah macam makanan sehari-hari gue dan dia deh, yang Alhamdulillahnya, tanpa bosan. Wkwkwkwk..
Jadi, bisa dibayangin dong, gue beneran kaget begitu masuk ke ruang keluarga, ada kue ditancepin lilin ulang tahun buat gue. Hahaha.. Apalagi begitu lihat ucapan di kuenya, "my wife", yang berarti itu kue emang asli dari dia, bukan ajakan patungan dari pihak-pihak ketiga kaya biasanya..😅 And seriously, gue speechless.. Bete gue di hari itu langsung hilang. Iya, gue abis bete berkepanjangan pasca nangani pasien waktu jaga, yang, gue ngerasa belum optimal penanganannya. Ngelihat dia, anak gue, juga saudara-saudara lain kumpul di ruang keluarga dan merayakan kecil-kecilan ulang tahun gue, rasanya bahagia. Hehe..
Mungkin hal tsb biasa banget ya bagi sebagian orang lain, super super standar lah bisa dibilang, atau ketinggalan zaman, atau bisa juga ada yang beranggapan there's nothing special dari prosesi macam gituan. Tapi, buat gue, percayalah, hal seperti itu benar-benar istimewa. Ngelihat misua gue yang baik-baik-nyebelin-bikin-pusing-tapi-ngangenin bisa menyediakan waktu dan effort sedemikian rupa buat gue, gue bahagia.. Untuk dia yang bukan tipe cowok so-called so sweet, ini mah prestasi bener deh ya. Hehehe.. Pokoknya, gue nggak nyangka, dan gue bener tersanjung. I feel so special. And thank you so much for that..😊
Akhir kata nih, gue tujukan buat suami tersayang yang mungkin, someday akan baca tulisan ini ya..
Terima kasih. Thank you for making my special day feels waaaay more special, darl.. Bukan karena kuenya sebenernya, tapi karena kamunya. I feel so loved eventhough I know, you'll always be mine. Hehe.. I love you, and I'll always yours. No, not because of that birthday cake. There's no reason at all for me to say such a cheesy phrase here, for you. Hehe.. Sekarang, kamu dan Asa adalah prioritasku, kebahagiaanku. Terima kasih sudah ada, dan mau menemaniku, selama ini, sampai seperempat abad sudah aku diizinkan hidup oleh Allah.. Moga kita panjang umur dan sehat selalu yes, makin tua makin bijaak, grow old together lihat Asa (and adeknya juga, hihi) tumbuh dewasa menjadi orang hebat, ngasih cucu ke kita (hahaha), dan pastinya, ibadah bareeeng, mengejar ridho Allah bareng.. Aamiin YRA..😊
Semoga aku dan kamu selalu berjodoh, I love you, suamiku..😊
Subscribe to:
Comments (Atom)
