Showing posts with label seputar kehidupan. Show all posts
Showing posts with label seputar kehidupan. Show all posts

Saturday, September 3, 2016

Sepatah Dua Patah Kata dari Pecandu Olshopping

"Be a smart buyer, please!"

Hayo.. Teman-teman di sini siapa yg nggak asing dengan kalimat tersebut? Apalagi kalau teman-teman hobi online shopping, entah beneran belanja atau sekadar cuci mata. Pasti sering yaa lihat kalimat yg imho mengandung makna peringatan itu. Peringatan gimana? Ya peringatan dungs, soalnya gue sendiri sering banget nemuin ini kalimat nangkring di olshop, ditulis oleh owner olshop yg gregetan. Hahaha.. Kok bisa geregetan? Hmm banyak hal sebabnya, menurut gue. Tapi kalau ditarik satu garis besar, kebanyakan sebab utama adalah, buyer malas membaca. Misal nih, si owner udah mencantumkan keterangan lengkap dan detail dari suatu produk di caption foto, namun ada buyer yg menanyakannya lagi dengan mudahnya di kolom komentar. Yaa walaupun nggak semua owner atau seller akan memusingkan hal tsb, atau ada aja buyer yg beranggapan "Tinggal jawab aja susah amat," kan wajar juga toh, kalau ada yang nggak sabar dgn hal tsb. Apalagi kalau yg berkelakuan macam itu nggak cuma satu dua, tapi ratusan. Ratusan komentar datang, yg mungkin juga bertumpuk dgn notif ratusan like. Belum lagi kalau pas seller nya banyak kerjaan. Wahaha.. Wajar lah kalau seller gregetan.

Selain karena malas baca tsb, gue perhatikan juga ada sebab lain yg bikin seller suka gregetan dan jadi kelihatan galak. Komunikasi tanpa etika. Buat contoh aja nih, kamu abis ngiklan barang di IG. Tetiba ada yg nge PM kamu, ngechat "Brp?" Gue pribadi sih eneg sama yg begitu. Kamu siapa? Berapa apa? Iya si gue abis ngiklan, tapi kan nggak begitu juga. Apa sulitnya kasih salam, jelaskan maksud Anda apa, lalu beri terima kasih di akhir. Akan jauh lebih menyenangkan membalasnya kan. Mau pakai alasan karena "pembeli adalah raja"? Let me tell you something in ny mind. First, kamu masih dlm masa negosiasi dgn seller untuk membeli barang tsb, artinya belum tentu kamu fix seorang pembeli. Kamu masih jadi penawar lah (istilah sotoy gue ini haha). Second, raja itu, santun. Bukan berarti kamu punya uangnya, kamu jadi bebas untuk bertindak tidak sopan. Ngespam chat bolak-balik atau menggunakan kata kasar atau melakukan tindakan yg menyulitkan seller, bukan tindakan yg patut kalau memang alasanmu kamu itu raja. Dilayani, bukan berarti diladeni kekurangajarannya. Di sini seller dan buyer adalah sama manusia. Dari pada hubungan raja dan budak, lebih tepat hubungan mereka adalah partner. Rekanan bisnis. Kan jauh lebih nyaman belanjanya toh, kalau seller dan buyer bisa saling menghargai satu sama lain.

Btw kalau ngebaca celotehan gue di atas, kesannya gue tuh pernah punya pengalaman jadi seller gregetan yak. Tbh, gue blm pernah sik. Haha.. Cuma, ini hasil observasi gue aja, yg saban hari mantengin dunia olshop. Gue bisa ngerti perasaan seller-seller gregetan. Hahaha.. Dan, tbh lainnya, gue lebih banyak punya pengalaman sebagai buyer. Dikecewain sama olshop pun pernah. Wkwkwk.. Makanya nih, menurut gue lagi, kata-kata "be a smart buyer" tuh sebenarnya juga semacam pelindung untuk kita para customer lho. Masih bicara tentang belanja di dunia online ya ini. Jujur aja deh, gue banyak nemu kasus penipuan berkedok online shop. Kadang miris banget pas tahu kasusnya, banyak yg ketipu anak sekolah yg belanja pakai uang ortu mereka, dan banyak aja gitu yg imho bisa dicegah sebenarnya. Makanya, be smart itu penting sekali buat kita-kita yang mau membelanjakan uang lewat dunia maya. Penipuan di sini nggak cuma perkara uang ludes barang nggak sampai lho ya. Ada juga penipuan terkait orisinalitas barang, atau kondisi barang. Atau kondisi di mana seller tidak mau tanggung jawab dengan kesalahan yg ia lakukan kepada customer. Hiii.. Amit-amit kan ya kalau sampai kita kaya gitu.. Nah makanya nih, gue mau berbagi sedikit saran atau tips atau triks sotoy gue lah biar kita aman dan nyaman berbelanja online..

  1. Pastikan olshop trusted. Gimana? Lihat followers nya (kalau di IG), lihat rating nya (kalau di situs e-commerence misal La**da, Tok****ia, atau Sho**e, dll), dan lihat testimoni dari cust nya juga. Btw untuk testimoni, kita juga kudu cermat ya, karena akhir-akhir ini, kasus pencomotan testimoni atau endorsan artis lumayan banyak kejadian. Semacam palsu kan jadinya itu testimoni. Jumlah followers juga, karena jasa beli followers di IG pun marak. Jadi emang kudu repot juga kitanya, buat nentukan apa olshop tsb jujur atau tidak.
  2. Survey dulu harga di pasaran. Harga barang yg terlalu murah, bisa jadi salah satu indikasi ada yg tidak benar. Walaupun bisa juga menandakan sellernya baik hati dan mungkin lagi butuh duit. Haha.. Eh serius tapi. Survey harga pasar ini perlu. Misal dalam kasus kosmetik, apa mungkin lipstick import USA dgn harga counter Rp 125.000 dijual dengan harga Rp 200.000 selusin online? Barang asli apa gimana nih? Kita wajib waspada kalau memang beda harga jauh banget sampai bikin kita tergiur. Biasanya sih, harga online memang lebih murah, tapi tidak sampai setengahnya.
  3. Hindari belanja barang mewah. Misalnya, alat elektronik, perhiasan mahal, atau handphone. Kalau kamu nggak yakin itu olshop beneran trusted, mending nggak usah menurut gue. Kecuali kamu pernah lihat toko fisik mereka atau pernah sebelumnya belanja di situ dan aman-aman saja, atau kamu beli di olshop besar yg jelas udah punya nama. Deg-deg an banget nggak sih, kalau kita udah transfer sekian juta atau sekian ratus ribu, tapi terus barang nyampenya lama? Atau pas nyampe ada yg rusak gimana? Atau malah lebih buruk, barang nggak nyampe, gimana? Naudzubillah deh ya..
  4. Hati-hati belanja barang yg sedang digandrungi. Mungkin karena demand tinggi, jadi yg usaha tipu-tipu pun ikut tinggi. Lagi banyak lho kasus penipuan samyang atau i-phone gitu. Hati-hati aja lah pokoknya, lihat olshopnya, lihat harga yg ditawarkan. Kalau bisa murah banget, kira-kira kenapa itu? Apa mungkin? Apalagi kalau udah ada iming-iming yg bikin kita ngeces, macam: transfer 500 ribu, i-phone langsung dikirim, free ongkir. Itu kasus beneran btw. Kan masa iya, jualan barang tapi nyari rugi? I-phone aja harganya berapa lho.
  5. Perhatikan bahasa chat si seller. Pas kita masuk ke tahap tanya-tanya nih, ketika kita tertarik dgn barangnya. Ada yg aneh nggak? Sellernya kesannya maksa nggak? Kalau iya, kita patut waspada. Karena seller yg baik biasanya tidak memaksa dan memburu-buru customer untuk segera transfer. Contoh chat aneh, pernah kejadian, ada cust mau beli I-phone kredit, begitu ditanya proses kreditnya gimana, si seller malah ngebalas kalau hal tsb bisa dibicarakan belakangan dan langsung menanyakan alamat si cust. Suspicious nggak sih? Apalagi si cust hanya diberi syarat untuk serahkan fotokopi KTP untuk proses kredit tsb.
  6. Gunakan rekening bersama atau belanja via e-commerece. Lumayan membantu kalau ada apa-apa setelah kamu transfer pembayaran. Misal barang tidak sampai-sampai, atau barang yg dikirim cacat, atau salah varian. Dengan memakai rekber, uang kita tidak langsung berada di tangan seller, dan masih bisa kembali. Kalau yg ini gue punya pengalaman nggak enak nih. Salah juga sih ya, belanja buru-buru. Untung uang masih ketahan di e-commerece dan pengembalian dana bisa diajukan. Mungkin next time gue bakal cerita lebih detail yak.
  7. Bisa COD? Yaudah COD aja.. Sepengetahuan gue yg aotoy ini, metode COD itu metode paling safe di dunia belanja online. Sesuai namanya, COD adalah cash on delivery, yg artinya, kita bayar uang ke kurir, begitu barang sampai ke kita. Yap. Cash nya ya on delivery yaa.. Jadi, kalau namanya COD tapi bayarnya kudu via e-banking, m-banking, atau transfer manual dulu baru barang sampai ke kamu mah, itu sami mawon, duduk COD namanya. Apalagi kamu sama si seller atau kurirnya gak ada tketemunya juga. Sisi menguntungkan dari COD ini sih menurut gue, kita bisa cancel di saat nggak sreg begitu lihat barang. Tapi yaa siap-siap aja seller jadi kesel sama kamuh. Hahaha.. Walaupun menurut gue masih wajar aja sih, masalah nggak sreg itu. Misal, kasus ukuran tidak cukup, atau warna tidak sesuai. Dulu gue pernah belanja COD, dan emang sellernya sendiri yg nawarin ke gue, untuk pilih ukuran di waktu COD-an. Jadi awalnya gue pesan S, tapi begitu kurir datang, si seller udah ngebawain juga ukuran XS yg ternyata lebih pas di gue. Sesuai kesepakatan kan, gue enak, seller juga enak. Nah tapi, sebagai buyer yang smart dan beretika, kasus-kasus ketidaksesuaian tsb harusnya yaa udah melalui kesepakatan sama seller dulu ya. Jangan asal seenak jidat kita aja. Misal nih, udah fix pesan warna biru, udah ngomong ke seller nya, eh ya kok pas datang warnanya biru tiba-tiba pengen warna merah. Atau udah fix mau COD, tiba-tiba ngancel begitu aja karena kamu ada urusan, padahal si seller atau kurirnya udah otw. Seller juga manusia kali. Bayangin kalau kalian di posisi mereka lah, mana enak ketemu buyer semena-mena atau php kan. Terus, even judulnya COD, sebagai buyer smart dan beretika pun menurut gue penting untuk mengikuti rule of the games nya olshop yg berlaku yaaa..
  8. Google it. Apa yang di-google? Nama dan nomor rekening seller ybs. Ini tips dari sebagian buyer, dan lumayan ampuh juga. Terutama sih kasus jual beli barang elektronik ya. Katanya sih, kalau si seller ternyata penipu kelas kakap dan sudah lama berkecimpung di dunia penipuan, kecatat tuh nama dan no rek nya di jagad dunia maya. Mungkin di semacam forum, atau blog dari para korban. Lumayan lah ya, bisa bikin lebih waspada. Tapi tetep, hati-hati. Gak mutlak semua penipu bisa kita dapatkan infonya lewat google.
  9. Kalau punya IG, bisa tuh, dikepoin akun Black List Olshop. Buat buka wawasan dan saling tukar info kalau menurut gue. Di akun tsb biasanya banyak laporan-laporan dari buyer dan juga seller yang melaporkan tindakan penipuan atau ketidakpuasan dari suatu transaksi olshop. Olshopnya yg ada di IG biasanya, biar ada efek jera juga kali ya, namanya masuk akun black list kan otomatis kepercayaan calon-calon buyer pada hilang. Kita juga jadi tahu mana-mana aja seller bermasalah. Walaupun, tetep ya, kudu bijak kitanya. Ditelaah baik-baik dulu sebelum mutuskan, itu seller bermasalah bener apa enggak. Karena somehow, dengan ada akun begini, muncul juga efek samping nggak enak, macam kasus sengaja sikut-sikutan dan jatuhin nama baik sesama olshop atau buyer-buyer emesh nggak sabaran.
  10. Take your time, ojo kesusu. Yas. Ini salah satu point penting dalam belanja online menurut gue. Survey itu perlu, dan itu perlu waktu. Lihat-lihat testimoni, chat sama seller, memastikan barang yg kita mau itu bener, itu perlu waktu. Apalagi kalau mau belanja agak banyak ya.. Jangan gegabah lah intinya. Mentang-mentang harganya paling murah sejagad instagram, jangan buru-buru transfer. Cek ricek dulu. Bandingin juga, lebih worthed mana dibanding sama kamu belanja offline? Misal nih, kasus beli foundie. Nyesek loo kalau beli foundie online, udah bagus, mahal, eh shade nya terlalu gelap atau terang. Banyak tuh yg kejadian. Rata-rata buyer yg pada beli foundie tsb untuk pertama kali hanya dengan modal googling hasil swatch. Beleive me, it can't be used as patokan. Pardon my blepotan English ya, wkwkwk. Walau jatuhnya lebih murah dari pada beli di counter, kan mubadzir kalau ujung-ujungnya nggak bisa dipakai. So, take your time before purchase ya gaes.. Kalau nggak dapat barangnya karena kelamaan mikir gimana? Yaaaa anggap aja belum rejekimuuuh.. Huahahahaha.. #dilemparsandalsamareaders
  11. Last but not least, berdoa. Penting tuh brooh.. Biar belanjanya aman dan barokah. XD
Well gaes.. Itu aja dulu lah yaa, sharing sotoy dari gue, sebagai seorang pecandu belanja online. Disclaimer niii, yg gue tulis di atas murni hasil pemikiran gue ya. Pemikiran dari sekian pengalaman jual beli di dunia online. Kalau ada yg nggak setuju, yaa mohon maafkan. Kalau ternyata bermanfaat, yaa Alhamdulillah, ada gunanya juga gue nulis panjang-panjang. Wkwkwk.. Last but not least, gue tetap berharap tulisan sotoy ini bisa sedikit banyak membantu para readers (yg nyasar ke sini, haha) yg punya ketertarikan tersendiri dengan dunia belanja online. Till next post yee, salam! xD

Monday, November 9, 2015

I'll Be There...

Jadi ceritanya, gue udah balik ke Jakarta. Ke rumah. Dan itu artinya, karena masih dalam masa tunggu surat izin kerja, gue jadi pengangguran terhormat. Hahaha.. Ya, nggak nganggur-nganggur banget juga sih. Masih mesti ribet ngurusin nikahan yang tinggal beberapa saat lagi. Kyaaaaaaaaaa..

Baiklah. Mari kita lupakan sejenak panik-panikan nya ngurus nikahan. Hm. Intinya gue cuma mau bilang ini sih. Gegara gue lama di rumah, otomatis gue terpapar dengan tv kabel yang ada. Hahaha.. Channel tv kabel, internet wi-fi unlimited, ditambah nggak perlu bingung mau makan apa tiap harinya? Maka nikmat Tuhan yang manakah yang kau dustakan? :') Ah, balik ke tema awal, terpapar tv kabel. Gue akhirnya nonton serial ini juga bro, serial jadul legendaris, FRIENDS! Hahaha.. Dan jujur, langsung jatuh cinta. Dari ceritanya, tokoh-tokohnya, sampai ke soundtrack nya. Oke, gue tahu, gue telat. Telaaaaaaat banget. Hahaha.. But late is better than never rite? ;) *ngeles Nggak lama, gue langsung download lagu soundtrack nya yang ear catchy banget itu, dan seperti kebiasaan gue yang udah-udah, langsung ngapalin liriknya. Bahahaha.. Dan.. Jujur.. Gue makin jatuh cinta sama ini lagu begitu tahu liriknya.. :')

"I'll Be There For You (Theme From Friends)"

So no one told you life was gonna be this way
Your job's a joke, you're broke, your love life's D.O.A.
It's like you're always stuck in second gear
When it hasn't been your day, your week, your month, or even your year, but

I'll be there for you
(When the rain starts to pour)
I'll be there for you
(Like I've been there before)
I'll be there for you
('Cause you're there for me too)

You're still in bed at ten and work began at eight
You've burned your breakfast, so far things are going great
Your mother warned you there'd be days like these
But she didn't tell you when the world has brought you down to your knees that

I'll be there for you
(When the rain starts to pour)
I'll be there for you
(Like I've been there before)
I'll be there for you
('Cause you're there for me too)

No one could ever know me
No one could ever see me
Seems you're the only one who knows what it's like to be me
Someone to face the day with, make it through all the rest with
Someone I'll always laugh with
Even at my worst, I'm best with you, yeah!

It's like you're always stuck in second gear
When it hasn't been your day, your week, your month, or even your year

I'll be there for you
(When the rain starts to pour)
I'll be there for you
(Like I've been there before)
I'll be there for you
('Cause you're there for me too)

I'll be there for you
(When the rain starts to pour)
I'll be there for you
(Like I've been there before)
I'll be there for you
('Cause you're there for me too)

Ps: liriknya gue copas dari salah satu web, cuma supuranee lupa webnya mana.. Ini ada notes tambahan dari webnya: Thanks to Mija for correcting these lyrics. Writer(s): David L. Crane, Allee Willis, Marta Fran Kauffman, Philip Ronald Solem, Danny C. Wilde, Michael Jay Skloff. Copyright: Warner-barham Music LLC, Warner Olive Music LLC. 

Perjalanan Kembali ke Jakarta

16 Oktober 2015. Akhirnya. Selesai juga, tugas saya dan teman-teman dokter internship Jawa Timur dan sekitarnya selama 1 tahun ini. Pada tanggal tersebut, kami dilepas oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Walaupun, tanggal selesai dari tiap wahana berbeda-beda, tergantung dari keBIJAKan daerah masing-masing. Ah, ya sudah lah. Apapun itu, saya bersyukur, akhirnya tugas kerja ala pengabdian ini bisa selesai juga tanpa perlu mengulang. Hehe..

Hm.. Mungkin segala cerita tentang internship ini akan saya tuangkan di lain post, di lain waktu. Kepikiran buat bikin versi seru nya nih, maybe semacam top 5 cases, atau top 5 bad experiences, atau top quotes by spv. Gimana? Rasanya seru ya. Haha.. Well, next time saya coba bikin tulisannya. Karena jujur aja, 1 tahun jadi iship itu, too much to describe lah buat saya. Like a candy, rame rasanya. Dan mirip-mirip koas, tidak indah untuk diulang dan indah (tapi juga ada yang tidak) untuk dikenang. Huehehe.. Sneak peak, satu kata tentang iship ya, "belajar". Yep. I learnt A LOT selama setahun iship di sini. Baik dari segi medis maupun non medis. Hehe..

Ah, jadi saya mau cerita apa? Saya mau cerita pengalaman saya kembali ke rumah, tanggal 21 Oktober silam. As you all know, saya ini mah statusnya anak perantauan selama beberapa tahun belakangan. Dari tahun 2008 sampai 2013, saya kuliah di Malang. Dari tahun 2013 sampai awal 2014 pun, persiapan untuk segala macam ujian juga di Malang. Saya sumpah dokter di pertengahan April 2014, disusul wisuda beberapa selang waktu setelahnya, itu pun posisi di Malang. Begitu Oktober, saya lanjut lagi jadi anak perantauan selama 1 tahun, kali ini di Wlingi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Sooo I'm so excited that finally I can go home for real. Not just for a short moment like holidays, I'm moving bro. Haha.. Walaupun sebenarnya, pulang saya ini juga bisa dibilang.. hmm.. yah.. pulang untuk kembali sih. Haha.. Anyways, akhirnya setelah membereskan urusan packing dan beberes rumah kontrakan, pamit sana pamit sini, akhirnya berangkatlah saya ke Jakarta, naik bis. Just like my dream, saudara-saudara. Akhirnya setelah sekian lama, saya nge-bis lagi.^^

Pilihan saya akhirnya jatuh pada bis Rosalia Indah (Rosin) kelas eksekutif, setelah sebelumnya galau memilih antara Rosin atau Lorena. Fyi, sebelumnya saya lumayan sering naik Lorena untuk perjalanan Jakarta-Malang atau sebaliknya. Kenapa? Karena di zaman itu, cuma Lorena yang punya kelas super eksekutif (SE) dengan seat 2-1. Hei, perjalanan Jakarta-Malang tuh nggak sebentar yaa, kalau apes, bisa lebih dari 24 jam kita di perjalanan. So, comfy is a must for me. Dan seat 2-1 cukup menjamin itu. Saya kalau naik Lorena SE mesti ngambil seat yang tunggal itu saudara, dan agak depan. Udah tempat duduknya lapang, nggak usah canggung juga kalau di sebelahnya ada penumpang lain. Pardon me for not being so socially active while in a trip, especially when I'm alone. Hehe.. Jujur, kalau lagi pergi-pergi sendiri, saya prefer buat gak banyak omong atau ajak-ajak ngobrol penumpang lain. Tingkat waspada lagi tinggi-tingginya soalnya. Haha.. Oke, lanjut ke masalah bis. Ternyata saudara, saya baru tahu, kalau ternyata sekarang Lorena udah nggak punya kelas SE lagi. Cyediiih.. Jadi, saya makin ragu deh buat naik Lorena lagi. Kalau sama-sama adanya kelas eksekutif kaya po-po bis lain, kenapa nggak sekalian aja saya nyoba po bis baru? Alasan ke dua, cukup banyak orang yang merekomendasikan Rosin ke saya. Yang paling banyak disebut-sebut sih, kru nya profesional dan tempat pemberhentian nyaman. Sebenernya saya sempat ragu mau pakai Rosin apa enggak, karena begitu saya tanya-tanya, tidak ada bis yang langsung ke Jakarta (Lebak Bulus) dari Malang. Harus transit dulu di Solo. Dari segi waktu, rasanya lebih lama kan. Tapi, jujur saya nggak terlalu mempermasalahkan, karena tujuan saya naik bis lebih ke nostalgia dan menikmati sekali lagi perjalanan darat dari Malang-Jakarta, dan saya cari nyaman. Cuma, waktu itu kan, namanya lagi pindahan, barang bawaan saya banyaaak.. Ada 1 kardus gede, 1 koper gede, 1 tas baju jinjing, dan 1 ransel lengkap dengan notebook di dalamnya. Bisa aja sih saya bawa semuanya sekalian, cuma kan beeraaaaaaat.. Apa nggak rempong nanti kalau perlu transit-transit di Solo? Hmmm..  

Anyway, setelah diyakinkan sama admin tiket Rosin kalau nggak usah khawatir masalah banyak barang, dan dipertegas lagi setelahnya oleh kenyataan kalau Lorena nggak punya kelas SE lagi, akhirnya mantap lah saya pilih Rosin. Saya menggunakan Rosin kelas eksekutif, dengan tiket Rp 290.000, dan transit (ganti bis) di kantor pusat Rosin di Solo. For the first time, numpak Rosin dari Malang ke Jakarta. Huehehe.. Saking antusiasnya, karena ini sesuatu yang baru buat saya, saya sampai bikin catatan perjalanan. Hahaha.. Maunya sih, bikin posting ala-ala blogger gitu, yang apik include foto-foto di dalamnya, tapi maafkan diriku yang masih cupu dan pemalu. Kan saya ceritanya sendirian nih pulkam, agak isin gimana gitu lho, kalau tiba-tiba jepret ini, jepret itu. Hahaha.. Jadilah, antusiasme ini saya tuangkan dalam kata-kata dulu ya. Hahaha.. So, here we go..

Penampakan Rosin kelas eksekutif (gambar nyomot dari web yaa :p)

Oh ya, saya diharuskan siap di pool bis Rosin di Bunul Rejo Malang jam 07.30, karena pemberangkatan jam 08.00. Tapi dasar mental ngaret ya, jam 07.30 saya baru berangkat menuju pool. Untung ini Malang, bukan Jakarta, gak akan kejebak macet lama-lama lah. Haha.. Sempet ngebatin sih, "Ah gak apa-apa telat dikit ini, berangkat jam 8 ini, lagian kan bis biasanya ngaret (pengalaman pakai Lorena yang 90% mesti ngaret jam penjemputannya)." Tapi saya salah saudara.. Karena sekitar jam 07.40, saya ditelpon dari pool dan dibilang sudah ditunggu. Sampai di sana untungnya masih jam 8 kurang. Hahahaha.. Daaan, voila, Rosin ini on time lho. Karena saya ingat, bis berangkat dari pool pada saat jam digital di bis menunjukkan 08.00. Acung jempol deh..

08.00 : Berangkat dari pool Bunul Rejo Malang, yeaaay on time..^^
09.46 : Sampai di Wlingi (lewat) --> Ternyata, nggak seperti yang biasanya saya alami kalau naik bis, Rosin ini nggak lewat Surabaya, tapi Blitar, Kediri, dst sampai Solo. Sebelum lewat Wlingi, bis ini mampir di agen resmi Kepanjen dan menaikkan penumpang.
10.57 : In the middle of Blitar city, abis pick up penumpang di kantor agen Rosin Blitar. So far, gak ada angkut-angkut penumpang selain dari kantor agen. Plus point lagi deh.

Saya bisa tidur nyaman di bis ini. Saya duduk di seat 3A, lumayan depan lah ya, may fav seat too (gak terlalu depan, gak terlalu belakang).. Bis nya bersih, jarak antar jok pun lapang, wangi, dan cover jok nya kiyut ada motif mawar dengan warna elegan. Sesuai kan sama nama bis nya. Haha.. AC juga kenceng, dan sebelum berangkat kru mengecek satu persatu penumpang. Emang sih, beda ya seat 2-2 sama 2-1. Apalagi, pas banget, di sebelah saya ada penumpang lain. Istilahnya, eksklusifitas agak terganggu. Bahahahaha *hadeh bahasa gue hiperbola -.- Tapi, seperti yang sudah saya sampaikan, bis nya masih tergolong super nyaman buat saya yang cupu ini. Ditambah badan yang kecil *tsaaah, tidur saya pun juga semakin nyaman karena gak perlu desek-desekan sama penumpang sebelah. :D Ah, ini ada catatan yang saya tulis pada jam segitu (me from the past! :p): So far, bisnya ciamik. Semoga, yang baik-baik aja terus yang kejadian selama perjalanan ini. Still looooong way to go to Jakarta. Ciayo! :D

 11.13 : Sudah sampai Sambi, Kabupaten Kediri.
14.21 : Madiun kota. :)
16.32 : Sragen.. Lama juga yaa nyampe Solo.. Lapaaaar TT-TT
  
Nah! Ini salah satu kekurangannya saudara. Ternyata, di Rosin ini sudah tidak ada kebijakan pemberian snack dan air mineral yang seinget saya dulu ada (pernah numpak Rosin dari Malang ke Purwokerto, dapat snack dan makan malam 1 kali). Jadi, cuma dapat makanan 1 kali, itu juga malam dan pas di Solo. Jadi bayangin dong, perut saya udah kaya apa.. Secara dari jam 8 pagi udah duduk manis di bis, nggak bawa bekal pula. Untung saja sudah sarapan, jadi ini perut nggak perih-perih banget lah ya. Saya juga sempat bingung urusan solat. Tapi untungnya saat sekitar jam 5 sore, bis berhenti sebentar di pom bensin. Jadi bisa disempetin deh buat solat Dzuhur dan Ashar.

17.11 : Stop di pom bensin. Kayanya udah masuk wilayah Solo nih..
17.28 : Welcome to Kantor Pusat Rosin, Solo Palur!^^

Oke. Mungkin pengakuan saya ini terdengar norak, tapi jujur, saya benar-benar dibuat terkagum-kagum dengan kantor pusat ini. Wah. Rasanya kaya nggak kalah sama bandara. Hahaha.. Tempatnya luaaaas, ada minimarket, restoran, juga toilet dan tempat ibadah yang memadai, dengan 8 jalur terpisah yang diisi bis-bis keren Rosin dari berbagai jurusan. Oh ya, di sini juga ada tempat tunggu yang luas, lengkap dengan pusat informasi beserta petugasnya. Di sini saya harus berganti bis. Setelah mengemas seluruh barang bawaan, saya diminta untuk melapor dulu ke pusat informasi, untuk re-check-in dan memastikan bis mana yang akan saya naiki nanti. Untungnya, jarak dari bis yang pertama ke pusat informasi adalah tinggal ngesot. Haha. Jadi, nggak terlalu lama deh saya jalan sambil bawa-bawa kardus dan koper segede gaban.

Setelah melapor, saya diberitahu bahwa bis yang akan membawa saya ke Lebak Bulus belum siap. Memang sih, sejak awal petugas Rosin di Malang sudah memberitahu saya bahwa akan ada jeda menunggu yang cukup lama saat transit di Solo. Saya dianjurkan untuk beristirahat terlebih dahulu, makan dan bersantai, sambil menunggu. Dan untungnya lagi, barang bawaan saya yang banyak itu boleh dititipkan dulu di pusat informasi. Akan ada kernet yang nantinya membantu saya memindahkan barang-barang dari pusat informasi ke bagasi bis yang baru. Yeay..^^ Oh ya, dan di sini saya bertemu partner perjalanan baru. Seorang ibu-ibu dari Madiun, yang juga sama-sama harus ganti bis seperti saya. Lumayan, ada teman ngobrol selama istirahat. Hehe..

18.32 : Masih transit di Solo, nunggu bis yang ke Lebak Bulus!  
18.42 : Akhirnya berangkat lagii dari Solo, Bismillah..

Setelah menunggu cukup lama, akhirnya, bis berangkat. And guess what. Saya dapat kursi paling depan, belakang supir persis, dengan kursi sebelah yang kosong! Hahahaha.. Lucky daaaay..:D Perjalanan pun berlanjut dengan menyenangkan. Beberapa kali saya tidur-bangun. Sampai akhirnya saya benar-benar tertidur agak lama..

01.46 : Kebangun.. Tau-tau udah di Tegal..

Di jam-jam segini, saya banyakan tidur saudara-saudara. Haha.. Secara yaaa, bisnya super comfy dan saya abis makan besar, gimana nggak ngantuk.. Oh ya, di saat saya kebangun di Tegal ini, for the first time after many months, saya akhirnya melihat hujan juga. Hehe..

02.08 : Melewati Brebes yang padat lancar.

Dan... catatan perjalanan saya (yang saya ketik di notes handphone) berakhir jam 02.08 di Brebes. Hahaha.. Setelah itu, saya lebih memilih buat tidur, bahkan sampai saya datang di Jakarta. Oh ya, sebelumnya saya sempat berhenti di tempat peristirahatan untuk solat Subuh, cuma lupa di mana tempatnya. Hehe.. Dan akhirnya lagi, dengan ajaib, saya sampai di Terminal Lebak Bulus Jakarta, tepat waktu seperti yang diinformasikan oleh petugas Rosin Malang, yaitu jam 08.00 pagi. Lama yak, 24 jam! Hahaha.. Tapi trust me, it's worthed, terutama buat kamu yang emang suka naik bis dan nggak lagi buru-buru..:D

After all, saya cuma bilang, Rosalia Indah ini, recommended by me. Buat yang suka touring jalur barat, atau yang bosen naik kereta untuk perjalanan jauh (maybe gara-gara bosen pemandangan gitu-gitu aja atau harus duduk terus selama perjalanan :p) boleh banget deh dicoba Rosin ini. Akhir kata, see ya at next post! ^^ 

Friday, July 10, 2015

Sedikit Cerita dari Perantauan

Tok tok. Assalamualaikum.. Walah.. Banyak banget ya ini sarang laba-laba *brb ambil kemoceng *bersih-bersih :p

Hi Gie, my luply Bloggie. Piye kabare bro? Sepi yaa, udah berbulan-bulan saya anggurin? Hahaha.. Supurane, maklum, lagi jadi dokter ugd nih. Nge game aja jadi gak rutin. Apalagi ngeblog. Haha.. Ditambah fakta, udah sebulanan gak ngisi paket internet buat pc. Makin mahal aja sih itu paket. Yaudah deh. Makin lama saya anggurin sampean. Hehe..

Well, mari kita mulai update-an info dan sharing-sharing cerita yak. Berasa artis dah. Ahahaha..

First of all, you have to congratulate me, Gie. For what? Karena sebentar lagi iship gue selesai. Yuhuu.. Tinggal 4 bulan terakhir di IGD Ngudi Waluyo Wlingi. Hehe.. Gak kerasa ya, setahun itu cepet juga.. Kalau awal-awal dulu, rasanya tuh adaaa aja yang bikin stres dan berasa hidup gue hell abis selama iship. Tapi lama-lama, kalau dibawa enjoy, ya jadinya enjoy juga sih. Jadinya senang. Huehehe.. Apalagi, mata gue dibuka banget dengan program iship ini. Di mana gue boleh nangani pasien (well ya wajar lah, I'm a doctor already), tapi masih ada supervisi dari pembimbing atau dokter senior. Jadi ya, insyaallah aman. Dan gue jadi makin ngerti, hidupnya dokter tuh kaya apa. Yang dia gak bisa time-free, even sudah spv loh.. Yang harus bisa terus vit dan senyum saat hadapi pasien, even badan lagi meriang, pusing, atau diare (baru ngalamin, haha).. Yang gak boleh panik! Bahkan di saat kita bingung itu pasien perlu diapain.. Yang harus pinterr dan sabaar, menghadapi berbagai bentuk "patient's rejection" (ilmu baru nih buat gue.hehe). Ya kira-kira, kalau kata pembimbing gue, "Yo ngono iku kerjaannya dokter, dik. Yo ngono iku risiko jadi dokter. Mosok kate pindah jurusan?" Hahaha.. Bahkan, once, my supervisor asked me, "Gimana dik, masih mau jadi dokter?" :)

Apakah gue nyesel jadi dokter? Hmm gimana yah.. Hell no lah. Haha.. Anugerah dan tanggung jawab yang besar, bisa menjadi salah satu wujud pemberi bantuan terhadap sesama. Disamping ilmu-ilmu nya yang menarik di mata gue. Hehe.. Susaah payaaah sampai sini, kan Alhamdulillah banget toh bisa sampai seperti sekarang. Walaupun yg namanya cemas atau stres itu pasti ada. Dari yg jangka panjang dan bau-bau agak berat kaya mikirin nanti masa depan sebagai dokter bakal gimana, sampai yang jangka pendek tiap mau jaga ugd. Haha..

Yeah. Ugd. Sekarang gue lagi stase terakhir di program iship ini, ugd. Buat yg gak tahu apa itu ugd, ugd adalah unit gawat darurat. Agak lupa sih sebenrnya kalau di rs gue itu unit apa udah instalasi bentuknya. Haha.. Anyway, sesuai namanya, fungsi ugd atau ird adalah untuk penanganan kegawat-daruratan. Dan kalau gue pribadi sih, mengimbau, tulung lah ya, kalau sakitnya cuma batuk pilek panas ringan yang baru sehari minum obat belum sembuh, gak usah repot-repot ke ugd tengah malam atau pagi buta ya.. Kasian kan, mbak mas dokter dan suster nya.. Huahahaha..

Kembali ke pengalaman gue selama ugd.. Mungkin dua kata ini bisa menggambarkan apa itu jaga ugd, as a doctor (not coass): adrenalin rush! Yeaa.. Adrenalin rush banget dah. Apalagi kalau dapet pasien p1 (prioritas utama) yang prognosis ke depan jelek, misalnya datang dengan nafas satu-satu, syok berkepanjangan, sesak berat, dll. Bah. Mainannya sama nyawa kan soalnya. Jangan sampai salah deh. Makanya, berpatokan sama sop itu penting banet. Dan prinsip penanganan emergency a-b-c-d-e harus dipegang banget tiap kali jaga. Awal-awal, jujur aja, takut banget rasanya. Apalagi dunia nya baru. Bayangin, dari puskesmas yang hampir semua pasien gawat tinggal rujuk karena keterbatasan fasilitas, gue pindah ke ugd nya rumah sakit rujukan. Hahaa.. Tapi, akhir-akhir, insyaallah gue bisa lebih enjoy. Dan, bisa lebih tenang dan berpikiran jernih saat nangani pasien, ga kaya awal-awal banget deh. Hehe.. Apalagi, seseorang pernah bilang ke gue,

"Jaga itu, gak bisa kamu hindari. Tugas dokter ya jaga, nangani pasien. Kamu gak bisa gak mau nangani pasien. Makanya, jangan musuhan sama jaga. Koncoan sama jaga. Bawa enjoy aja, dinikmati. Disenangi.."

And if i may add, "disyukuri.." :)

Yaa, setuju sama ucapan seseorang itu. I'm a doctor already. Just be grateful with that, right? Dan pastinya, dengan makin sering ketemu kasus-kasus di ugd, keterampilan dan pengetahuan gue insyaallah bisa semakin mantap. Dengan sharing ke senior-senior dan teman-teman, wawasan gue semakin terbuka, dan makin banyak pandangan untuk menyikapi suatu hal. Insyaallah bekal ilmu yang amat bermanfaat di masa depan nanti, di saat gue sudah harus lepas dan mandiri di masyarakat..

Like today, finally, rasanya ini for the first time, gue ketemu sama pasien paroxysmal vt, pulseless. Di mana ekg yang gue lihat, bukan gambaran ekg dari buku, tapi dari pasien itu. Dengan klinis sesuai dengan apa yang dulu-dulu diajari ke gue. Panik? Yes, sempet. Jujur aja. Tapi untungnya gue segera sadar. Hey, itu nyawa. Speed up, do the best! Dan Alhamdulillah, bisa stabil di ugd dan segera dievakuasi ke cvcu untuk ditangani dokter supervisor, senior gue. Jujur, gak akan gue lupa rasanya.. :')

Hmm.. Rasanya, segini dulu yah Gie, bagi-bagi ceritanya. Semoga bisa menghibur kekosonganmu karena berbulan-bulan gue cuekin yak. Hehe.. Mungkin lain kali, gue sambung lagi. Doain aja deh, hidup gue bisa semakin bermakna, bermanfaat, dan asik. Dan semakin dikelilingi oleh orang-orang baik hati. Huehehehe.. Well then, see ya later, Gie.. :)

Ps: Ramadhan karim..o:)

Sunday, August 5, 2012

lab ke dua saya, bedah namanya :3

Hula! Yea, akhirnya gue sempet ngeblog lagi setelah sekian lama. Haha.. Maklum, belakangan ini siklus hidup gue agak terguncang begitu memasuki lab ke dua di dunia perkoasan, yaitu: bedah! 

Oke, lanjut sedikit cerita dari lab ke dua gue ini. Hm, bedah itu, menurut gue, sesuatu! Secara yaa namanya lab besar juga yaa, dan di lab ini, kali pertamanya ada dinas jaga yang 12 dan 24 jam lamanya. Hahahaha.. Whinch means, pertamanya gue jaga sampe nginep di rumah sakit yaa pas di lab bedah ini. Hoho.. Makanya, ditambah dengan jadwalnya yang lumayan ngeselin padat, gue cukup jatuh bangun nih menyesuaikan diri. Haha.. Bayangin aja, setiap hari masuknya jam 6 pagi (walaupun yoo nggak lapo-lapo jam segitu itu), lanjut terus tugas stase sampe jam 2 siang (walaupun pada kenyataannya sering banget gue dan temen-temen baru boleh cabut jam setengah 5-an, nunggu log book di-ttd sama papa -__-), dan lanjut jaga sampai besok paginya buat yang lagi jadwalnya jaga. Belum lagi, suka ada pertemuan-pertemuan ilmiah yang mendadak, jadi lumayan sering deh gue lari-lari dari IGD menuju SMF. Haha.. Capeknya beneran jauh lebih kerasa dibanding waktu di lab mata dulu.

But despite all of that things, gue senang juga di lab satu ini. Abis, seru sih. Haha.. Lebih banyak interaksi ke pasien yang bisa gue lakukan, dibanding waktu di lab mata dulu. Jadi bisa lebih banyak belajar, hehe.. Skill nya juga banyak yang dapet, dari masang infus, phlebotomi, sampai hecting. Ditambah lagi, ppds nya baik-baik banget.. Walau yaah ada aja satu dua yang rese, tapi tetep, mostly baik hati dan ramah-ramah semuanya :3 Kalau lagi jaga di IGD nih, biar semaleman, sampe nggak berasa gara-gara ppds nya asik-asik. Hahahaha :p Dari yang narsis, hobi ngelawak, sampe hobi gosip, ada semua dah. Jadi nggak berasa jenuhnya jaga berjam-jam di sana. Hihihi..

Dan sekarang.. Gue udah satu bulan lebih bersemedi di lab bedah. Haha.. Gak kerasa yak, udah jadi senior aja. Padahal kalo boleh jujur, dari segi ilmu mah, gue masih cupu pu pu pu pu banget di lab ini. Skill juga nggak berubah banyak-banyak banget buat dipanggil senior. Hahaha.. Tapi yaa mau apa lagi. Gue dikejar sama waktu. Gue harus ikut aturan main dia. Mau masih berasa cupu atau engga, ya tetep, tanggal sekian gue udah harus jadi senior. Mau siap atau engga, ya tetep, tanggal sekian gue udah mesti maju referat, atau ikut ujian OSCE. Kalau pengen lulus dari lab ini tentunya, dan ya iyalah gue pengen. Ralat, pengen lulus dengan nilai bagus *semoga, amin!

Nggak gampang sih emang. Semua perlu usaha. Ekstra. Yup, usaha ekstra dan kemauan sekeras baja. Soalnya jujur aja, salah satu masa siklus hidup paling kacau yang pernah gue alami yaa pas ngoas di lab bedah ini. Baru pertama ini rasanya, gue ngerasain capek yang nggak ilang-ilang. Beneran deh. Mau post jaga, dua hari setelah jaga, abis stase, teteep aja yang namanya capek itu kerasa. Banget. Apalagi kalau post jaga. Woaaah gue pernah tidur sepuluh jam lebih persis begitu nyampe kos. Dan itu nggak cuma sekali.. Dodol banget kan -_____- Belum lagi, mood yang masyaolooh sering banget kaya jet coaster. Naik, turun, naik lagi, terjun bebas, etc etc. Dan itu pun nggak jarang, sering! Mungkin karena kebawa capek juga yaa, belum lagi situasi rumah sakit yang bisa dibilang, sangat amat melatih kesabaran. Dari yang interaksi sama temen sendiri, sama ppds, sampe sama pasien, gue pernah ngalamin saat-saat kueseel beud sampe pengen teriak-teriak. Haha.. Sekalinya kejadian nih, ada yang nggak enak, langsung deh bete nya keluar. Dan kalau udah kebawa bete, beuuh hal sekecil apapun yang selanjutnya terjadi, bisa deh bikin gue tersinggung, marah, atau nangis gulung-gulung. Gembel kali kan -____- Makanya, kalau nggak pake usaha ekstra dan kemauan sekeras baja (dan doa tentunya^^), di saat-saat mengkhawatirkan seperti ini, gue takut kebawa. Haha.. Kebawa aura gelap terus-terusan yang akhirnya bikin males ngapa-ngapain, termasuk belajar. Nah. Itu tuh, be-la-jar! Satu kewajiban gue, yang entahnya, belakangan ini kok jarang sekali gue penuhi. Phew.. Makanya makanya makanyaaaa gue bertekad! Untuk setelah ini dan seterusnya, gue mau lebih bener lagi! Nggak lagi terseret jadi malas-malasan cuma karena capek atau bete. Harus berpacu terus, semangat, belajar, gerak terus! Wooosh! *bakar semangat Oh iya, dan buat para pengunjung dunia saya yang caem-caem ;3 mohon doanya yaak biar harapan gue ini kesampaian.. Hehe..

Udah deh segitu dulu, mau lanjut beres-beres kamar. Semangaat! XD

And p.s.: Selamat menunaikan ibadah puasa yaa untuk yang menjalankan.. Mari berlomba-lomba dalam kebaikan.. Marhaban yaa Ramadhan!^^

Saturday, June 9, 2012

koas, first week! TwT

Alhamdulillah.. Lewat juga minggu pertama gue di koas mata. Kenapa emot di judulnya "TwT"? Yah, karena itulah yang paling tepat menggambarakan betapa nano-nano nya perasaan gue selama jadi koas neonatus semingguan ini. Ya seneng, ya kagum, ya bingung, ya galau, ya capek, ya sebel, manis asam asin lah pokoknya. Hahaha.. 

Hari pertama, gue dapet giliran stase di poli umum, bareng temen-temen kelompok stase gue, Andina, Lampita, dan Lisa. Jadi, semua pasien rawat jalan yang baru mesti lewat di poli ini dulu, sebelum nantinya mereka akan dirujuk ke poli lain yang lebih spesialistik. Nah, namanya juga hari pertama ya (hari pertama ketemu pasien, maksudnya, soalnya pas hari pertama banget koas itu, agendanya cuma orientasi, pengenalan, dan belajar-belajar lagi) bingung banget rasanya. Kadang gue ngerasa jobdesc koas di sana itu rada gajel, hehe. Soalnya ternyata dari anamnesis sampai pemeriksaan pasien, semuanya dipegang sama ppds. Koas semacam boleh periksa kalau udah dimintain tolong, atau ya kalau berani curi-curi tanya-tanya ke pasien inisiatif sendiri. Cuma, kami boleh observasi ppds waktu meriksa pasien, dan boleh tanya-tanya kalau ada yang nggak ngerti. Kadang koasnya yang ditanyain itu pasiennya kenapa. Hehe.. Tapi overall, walau masih bingung-bingung dan merasa agg (agak gak guna :p) gue termasuk memfavoritkan stase di poli umum ini. Karena selain pasiennya bisa dibilang banyak (kalau dibanding yang stase kedua gue, di ruangan atau OK), dokter-dokter ppds nya baik-baik banget. Sabar gitu, mau jelasin ini-itu ke kami, koas-koas newbie. Jadi dapet banyak ilmu banget deh. Pertama kalinya juga, bisa mengaplikasikan ilmu komunikasi, yang selama kuliah sering banget diajarin itu, ke pasien langsung. Pasiennya juga kooperatif, mereka ngerti bahkan, kalau kami ini dokter muda, dan masih bersedia kami periksa. *Makasih banget ya Bapak, Ibu, mudah-mudahan sekarang udah pada sembuh sakitnya..

Di hari kedua (stase poli), gue dan kelompok gue masih dapet giliran stase di poli umum. Cuma sekarang, gue udah agak gg (agak gaduh gelisah, bedakan dengan agg yang berarti agak gak guna :p) dibanding yang kemarin. Karena apa hayo? Tebak dung, tebak.. Ah ya sudah kalau nggak ada yang tahu. Gue semacam panik karena masih belum dapet kasus buat maju kaspen hari Jumat besoknya. Udah tanggal 6 gitu deh, padahal tanggal 8 nya maju presentasi. Omo.. Tapi akhirnya, setelah beberapa kasus dilewatkan karena menurut ppds terlalu susah untuk koas, gue dikasih kasus juga. Dan, fiuh, meriksa pasien dari awal (anamnesis) sampe pemeriksaan fisik itu, sesuatu banget. Apalagi meriksanya sendirian, walaupun sebelumnya sudah dibekali ini-itu oleh ppds sih. Harusnya berdua sama temen kelompok, tapi gara-gara miskom, jadi gue meriksa sendirian. Heu.. Mana ini giliran maju kaspen pertama, masih belum tahu medan gitu deh, masih nebak-nebak mesti kaya gimana meriksa pasiennya. Satu hal lagi, meriksa pasien sendiri itu, entah ya, bikin gue sungkan terus bawaannya. Semacam dilema, pengen dapet ilmu, tapi takut pasien jadi nggak nyaman ditanyain terus.. Tapi untungnya, pasien gue baiknya luar biasa.. Beliau ngerti, dan kooperatif banget. Gue jadi gak terlalu grogi dan sungkan, abis, berasa ngobrol sama eyang sendiri, hehe..

Dan akhirnya, sampai juga di hari presentasi.. Alhamdulillah, bisa selesai juga presentasinya dengan, hm, cukup baik. Walau gue sebenernya rada nggak puas sih sama performa kelompok kaspen gue kemaren. Hehe.. Apalagi performa gue nya, too much panic! Haha.. Apalagi serasa masih banyak yang miss, yang gue kurang teliti untuk mencari tahu. Seperti gue tahu pasien gue sakit apa dan gimana ngobatinnya, tapi, gue lengah mencari tahu akar permasalahan awalnya kenapa.. Dan berhubung dari awal emang komunikasi sama partner sekelompok agak kurang, jadi keliatan banget deh nggak kompaknya waktu presentasi. Untung aja, respon dari salah satu temen yang gue tanyain sih bagus. Hehehe.. Dan secara garis besar, gue sama kelompok gue masih bisa ngejawab pertanyaan temen-temen dengan benar, walaupun tetep masih ada beberapa kesalahan sih. Hehe.. Anyway, pengalaman kaspen ini bener-bener berharga buat gue. Buaaanyaaak pelajaran yang bisa diambil. Gue bertekad, untuk seterusnya, gue akan berusaha untuk lebih baik lagi dan nggak akan ngulang kesalahan yang sama lagi. Nggak mau bingung-bingung sendiri lagi, nggak mau minder lagi, nggak mau lupa-lupa lagi.. Pokoknya mau lebih baik, lebih pinter, dan lebih terampil lagi.  Harus bisa lebih bermanfaat lagi, buat para pasien terutama. Hehe.. Dan semoga saja, selalu ada perbaikan lagi, lagi, dan lagi untuk setiap detiknya. Amin.. :-)

I want to be an excellent doctor, and I'll do my very best! Clover! xD
Ps: Semangat juga untuk semua dokter muda, teman-teman seperjuangan!^^

Sunday, June 3, 2012

detik-detik menuju koas! =p

Yeaaa! Finally, hari ini, 3 Juni 2012, ditutup dengan sebuah kabar menggembirakan dari perhelatan Dekan Cup 2012. Yak, benar sekali saudara-saudara sekalian, tahun ini acara super kampus gue kembali diadakan, Dekan Cup! Dan entah kenapa, waktu Final Day nya persis, satu hari sebelum First Day Koas dimulai! Hahaha.. Well, kalau diinget-inget lagi, rasanya, masa-masa transisi menuju koas ini bener-bener diisi dengan hal-hal yang wah. Mulai dari Kepaniteraan Umum (Panum) selama hampir dua bulan, ujian OSCE yang heboh luar biasa, terus lanjut hingar-bingar Dekan Cup, waaah beneran deh, salah satu kenangan sebelum koas yang paling berkesan. Hahaha..

Ah, jadi pengen flash back masa-masa Panum nih. :p

Nah. Ini nih, temen-temen gue sekelas 3.12 selama panum kemaren. Ini kita abis foto di studio, niat banget kan? Sengaja nyiapin segala properti berbau kerajaan pisan. Tuh, lihat toh, ada yang pada pake mahkota? Ada yang jadi juru masak, selir, ibu suri, mbok emban, pengawal, duta besar kerajaan tetangga, sampe peri-peri bersayap kupu-kupu yang bertugas menjaga kebahagiaan warga istana 3.12 *hadeh, bahasa gue gak nahan! :p Hahaha.. Walau kadang gue mikir agak lebay juga sih ini anak-anak. Hehe.. Yah, awalnya gue juga nggak tahu pasti sih, ini siapa yang nyebar-nyebarin atmosfer kerajaan di kelas panum gue itu. Kesannya kekanakan yak? Hehe.. Tapi jujur, gue suka. Suasana panum jadi jauh jauh lebih menyenangkan!^^ Apalagi, Kerajaan 3.12 tuh lain daripada yang lain. Secara yaaa, yang tiap hari di-bully tuh pasti si Raja, Dimas, yang entahlah selama dua bulan itu punya nama panggilan macem-macem. Dari dipanggil Raja, Dimbrut, sampe Bulla (anak-anak pada rame gitu deh abis panum kulit, haha). Yang nge-bully? Nggak lain nggak bukan, si Permaisuri, Mbak Ce, sama Selir, Qotulina. Weleeeh kalau udah ketemu itu Raja, Permaisuri, sama Selir, gue mah (sebagai peri yang baik hati, hahaha :p) cuma bisa ngakak aja ngeliat kelakuan mereka. Haha.. Apalagi kalau para Mbok Emban dan Pengawal udah pada nimbrung, ruameee.. Suasana jadi hangat dan bersahabat banget deh. Belajar jadi lebih enjoy.. =) Dan gue salutnya, walaupun kelompok gue ini tergolong kelompok yang emang rame banget (mungkin karena 3/4 kelas isinya cewek yak? hehe), tiap tutor udah dateng dan ngajarin, suasana kelas jadi hening, tenang, dan damai loh. Pada langsung berubah serius semua, hahaha.. Apalagi kalau udah mau ujian, nggak jarang kita belajar bareng lagi tiap malem, bikin jadi lebih siap buat besoknya.. Walau sambil ngerumpi sih emang. Hehe.. Yang nggak bakal gue lupain lagi nih dari 3.12, entah kenapa kelas ini tuh sering banget dapet jackpot! Haha.. Dari yang jackpot menyenangkan semacam: panum farmakologi entah kenapa bisa disingkat satu hari (dibandingkan sama anak-anak yang panum sebelumnya, pada nggak boleh soalnya, hehe), sampe yang rada nyebelin semacam: tutor pediatri baru dateng jam tiga sore lebih, diuji dokter rada angker waktu evaluasi, sampe kebagian tahap pertama sirkuit pertama waktu OSCE. Hahaha.. Wuih, apalagi pas OSCE nih.. Entah mengapa, gue merasa anak-anak 3.12 pada so sweet banget. Masih inget, persis setelah OSCE, waktu harus nunggu di GM lantai 3, entah kenapa kok pas, anak-anak 3.12 pada masuk ke satu ruangan sendiri, misah sama anak-anak lain. Dan seseorang waktu itu bilang gini, "Rek, ini siapa aja yang ngerasa yakin ada yang nggak lulus? Ayo dibahas satu-satu, bareng-bareng, biar nanti pas ngulang pada bisa semua," Kind of wrong maybe, but kind of sweet too I think =) Apalagi pas pada tahu gue satu-satunya yang mesti ngulang Station BTLS di kelompok gue, Fanniyah langsung ngajarin gue BTLS yang tadi dia lakuin dari awal. Tanpa gue minta duluan lo itu.. Terharu banget beneran.. =') Gue pribadi bersyukur banget bisa jadi bagian dari 3.12. Walaupun tetep aja ada sebel-sebel sama nggak sukanya, gue jujur, seneng bisa sekelompok sama temen-temen semenyenangkan mereka semua.. Love you all guys, good luck koasnya ya!^^

Wooops, eh jadi kepanjangan ngebahas anak 3.12 gini. Padahal awalnya lebih pengen nyeritain Dekan Cup lho, hahaha.. Btw, ini tahun keempat gue ikut Dekan Cup, dan pertamanya bergabung jadi Kontingen Dokter Muda. Hehe.. Namun anehnya (atau sayangnya? hehe), ini tahun keempat juga, gue nonton full dari awal penampilan kreativitas atau OVM dari DM. Which means, tahun ini gue nggak ikutan main Opera Van Medika kaya tahun kemarin. Hehe.. Agak sedih sebenernya, apalagi gue merasa tahun ini gue paling nggak ngapa-ngapain dibanding tahun-tahun sebelumnya. Cuma jadi suporter aja paling, itu juga nggak semua pertandingan dateng. Haha.. Tapi yoo, ikut harap-harap cemasnya juga anehnya. Haha.. Ah, sudah sudah, nggak usah bahas yang nggak enak, hehe.. Singkat cerita, di Dekan Cup 2012 ini, Alhamdulillah, Kontingen Dokter Muda kembali memperoleh gelar Juara Umum!! Wooooow! :-D *GO DM GO GO DM! AW!^^ Selamat yaaaa kakak-kakak, tereman-tereman, semuanya, yang pada jadi pemain intinya terutama, heehehe.. Kalian hebaaat!^^ Boleh ya, saya ikutan seneng? Hehehe.. Walau mungkin gue nggak bisa nyeritain banyak, tapi gue seneng banget, masih bisa ikut merasakan euforia mendukung DM buat jadi juara. Haha.. Masih kebayang-bayang waktu DM ngumpul abis final voli putera akhirnya juara pertama, dari yang tadinya teriak-teriak bareng, sampe seneng dan teriak-teriak lagi bareng, terus berdoa bareng, dan akhirnya yel bareng dibawah kibaran bendera DM.. *DM! JUARA!! XD Ah, rasa itu.. Merinding disko waktu itu gue. Hahaha.. Sampe malem ini juga masih kebayang, yel-yel yang diteriakin terus-menerus waktu karnaval tadi pagi, juga yel-yel yang terus membahana waktu ada masalah teknis waktu OVM DM tadi.. *GO DM! GO GO DM! GO DM! GO GO DM! Ah, rasanya superb deh bisa merasa memiliki sesuatu.. Bisa jatuh hati untuk ikut mendukung, menyemangati, mendoakan... Superb. Superb banget rasanya.. =) Anyway congratz Dokter Muda! Semoga setelah perhelatan akbar ini, sebagai Dokter Muda kita bisa makin solid dan kompak ya.. Dan tentunya semakin baik ke depannya.. Amin.. =) 

Okay, sekian dulu cerita-ceititi dari gue, sedikit kilasan memori dari hal-hal menyenangkan yang terjadi selama masa transisi dan persiapan menuju dunia klinik. Hahaha.. And tomorrow, June 4th 2012, is my first day at ophtalmology division as a co-ass. Mohon doanya, semuanya..^^

Dan semoga besok (juga seterusnya) lancar jaya Ya Allah..
S.E.M.A.N.G.A.T!!

Wednesday, January 11, 2012

sebelum saya bersemedi untuk ujian besok..

Demi apapun, gue bener-bener lagi dalam fase nggak stabil saat ini. Besok insyaallah gue sidang TA saudara-saudara.. Selasa, 12 Januari 2012 jam 13.00 di Lab Biokimia FKUB. Bersama dengan dr. Retty, dr. Sujuti, dan dr. Setyawati.. Allahuakbar! Setelah sekian lama, akhirnya gue merasakan hal 'seperti ini' sekarang. Ini jantung kayaknya takikardi mulu. Peristaltik usus meningkat pisan. Plus, nafsu makan berkurang tapi nafsu ngemil bertambah.. Gue jadi pengen makan cokelat terus deh, beneran.. Aaa, galau to the max lah pokoknya. Deg deg an banget banget banget.. Biar udah nanya sana-sini, dan banyak orang nyemangatin, tetep aja rasa 'seperti ini' nggak ilang-ilang. Mana jam 10 nanti gue masih mau ketemu sama dr. Nora, konsultasi mengenai foam cell yang selama ini bikin gue galau. Mudah-mudahan aja hasilnya ok, jadi gue bisa tenang ujian besok.. Amiin.. So far, persiapan buat besok udah 80-90% insyaallah. Tinggal ngasih undangan ke dr. Sujuti, dan minta penjelasan ke dr. Nora.. Slide presentasi udah oke, tinggal ditambah-tambah dikit animasinya. Dan tentunya yang paling penting gue mesti belajar lebih lagi segala macem materi buat besok. Antioksidan, aterosklerosis, foam cell, dan sebagainya.. Hhhhhhhhhh.. *menghela nafas.. OK. BISMILLAH.. Semoga besok diberi kemudahan dan kelancaran saat sidang.. Semoga bisa lulus dengan nilai memuaskan.. Amin.. Sidang TA, here I come! Semanggi helai 4!!!! >w<

Friday, December 30, 2011

I WILL DO ALL MY BEST! FIGHT!! XD

Yeah. Finally. Saya. Nulis. Blog. Lagi... Phew.. Guess what, sekarang saya masih duduk di kantin, mencoba menyelesaikan laporan PKNM yang revisiannya segudang sementara temen-temen yang lain udah pada pulang siap-siap liburan. Hahaha.. Lusa udah tanggal 1 Januari euy, ckck, betapa oh betapa.. Waktu kalau jalan nggak bilang-bilang sama saya *lha emang gue siapa? haha.. Yah. Gak kerasa. Bangeeeet gak kerasa, udah mau 2012 aja.. Gak kerasa, kontrak saya di kehidupan pre-klinik sudah hampir habis.. Tanggal 2 sampe 13 Januari ke depan ni, saya udah UAS semester 7. Semester terakhir saya di kampus ijo FKUB. Dan nggak tanggung-tanggung, tanggal 16 Januari sampe 1 bulan ke depan saya sudah harus ikut orientasi klinik a.k.a clerk. Habis itu sekitar bulan Februari ada SP sama UK *yah, mudah-mudahan saya nggak perlu ikut, amiin.. Jangan lupa mau ada progress test juga di bulan Februari. Dan puncaknya adalah bulan Maret, yudisium S.Ked gelombang pertama.. Terus abis itu panum, terus abis panum... Saya sudah koas *AMIN! 

Whoaaaaa.. Gimana saya nggak galau tingkat dewa? Sebentar lagi, sebentar lagi.. Sebentar lagi dateline euy, dan saya masih pusing ngerjain revisian PKNM plus masih agak galau mau ujian TA. Hahaha.. Padahal UAS udah tinggal lusa. Belom belajar pisan. Jujur, saya bisa dibilang termasuk orang yang gampang panik dan parno. Ujung-ujungnya nggak bisa tenang dan fokus deh. Terus jadi lama selesainya. Masa sampe dosen pembimbing saya kemarin nanyain kok saya lama banget baru konsul TA lagi. Hahaha.. Beliau sampai yakin banget bilang, "Kalau saya lihat ini, kamu orangnya tidak bisa bilang tidak ya. Makanya urusan kamu jadi terbengkalai.." Ah gue pengen banget bilang enggak sebenernya. Tapi.. Entah ya, kok serasa ada yang berdesir gitu di dalam hati saya diikuti bunyi 'JLEB!'. Hahahahaha.. Good news nya, saya seneng, Beliau ternyata perhatian sama saya *GR tingkat dewa :p Beliau juga sempet-sempetnya sharing pengalaman Beliau sama saya. Semacam dapat nasihat dan pencerahan begitu jadinya. Hehe.. Saya jadi makin sayang sama dosbing saya yang satu itu. Hohoho..:)

Hm. Cukup wes cerita-cerita (lagi-lagi dan lagi) galaunya. HAHA.. Tapi tenang aja, sebagai penganut ilmu 'when there is a will there is a way' dan 'do the best and Allah will Do the rest', saya nggak akan nyerah! Lihat saja, biar agak lama, saya pasti sampai ke tujuan saya. Hehe.. Udah tinggal 5 cm lagi nyampe! *yah, begitulah saya mengintepretasikan maksud 5 cm nya Dhony Dirgantoro :p Hahahaha.. Dengan usaha, doa, restu orangtua tercinta dan tentunya ridho Allah S.W.T.. Insyaallah, saya bisa.. Mohon doanya ya, semua.. :-)


ps: gambar lucu ini saya ambil dari sini, makasi yaa, gambarnya memotivasi beuud..hehe
ps lagi: aah, saya kangen deh sama mama, papa, ocha, agil, eyang.. belum sempet liburan ni. kapan yaa sekeluarga saya itu bisa menang tiket liburan gratis ke malang.. *ngarep, haha 

Thursday, December 8, 2011

PKNM Kel. 24 Perdana!! :D

Akhirnya akhirnya akhirnyaaa, setelah bergelut cukup lama dalam galau dan dilema, *eaaa bahasa gue :p akhirnya akhirnya dimulai juga PKNM kelompok saya yang pertama..:D 

Awal-awal sempet gupuh tuh. Secara, kita janji jam 8 udah ada di sana buat tata-tata, tapi jam 8 kurang baru pada ngumpul semua di kampus. Mana pake acara gue lupa bawa log book sama nyiapin kabel roll. Gara-gara keasikan bikin leaflet semalam suntuk mungkin yaa *alibi, hahaha :p. Untungnya masih terhitung nggak telat lah kita di sana. Mulainya bisa pas, sesuai jadwal, jam 9. Walaupun emang pas kita nyampe ibu-ibu udah pada rame ngumpul semua. Maklum, kan emang lagi posyandu tuh, jadi rame banget deh banyak yang dateng. Banyak anak kecil lagi, seneng gue jadinya. Hehe..

Acara pertama ada presentasi tentang penanganan demam pada balita, plus workshop pemakaian termometer pada anak. Si presentator nya Nico, terus sisanya jadi fasilitator untuk praktik. Dan gara-gara SDM terbatas, terpaksa tiap kelompok cuma ada 1 fasilitator, which means, kami, termasuk gue, harus memfasilitasi sekelompok ibu-ibu sendirian. Hahaha.. Omooo, rasanya yaa, sesuatu banget dah. Bayangin aja nih, waktu lagi di tengah-tengah ngejelasin, ada ibu-ibu yang minta gue praktik langsung ke anaknya! Eaaa.. Padahal ya padahal, basic gue kan ngerti nya dan pernah nya itu ngukur suhu orang dewasa, belum pernah langsung nyoba ke adek balita yang masih imut-imut dan nggak bisa diem begitu.. Haha.. Yah, tapi namanya jaim ya, dan alhamdulillah juga, udah sempet belajar tentang itu juga sebelumnya, gue coba aja tuh langsung ke anaknya-si-ibu-yang-tadi-minta-gue-nyontohin-langsung-ke-anaknya *nah lo, semoga pada ngerti maksud gue yak, haha.. Dan setelah gue coba, eng ing eng..

Gue: "Nah, jadi nanti setelah dikepit seperti ini, Bu, tinggal ditunggu 3-5 menit buat melihat hasilnya.." (gue mulai ngerapetin tangannya si adek buat ngejepit termometer)

Ibu X: "Oh, lama ya Mbak kalau begitu.."

Gue: (dengan pedenya tanpa menyangka apa yang akan terjadi kemudian) "Oh, enggak Bu, kan cuma 3 menit aja.."  

Beberapa detik kemudian..
Gue: "Eh, ya, kita anggap sudah 3 menit ya Bu. Intinya termometernya harus dikepit seperti itu, nanti adeknya Ibu pegangin tangannya. Jadi ada yang masih mau ditanya Bu?" (mulai panas dingin ngeliat indikasi adeknya bakal nangis dan mengeluarkan jurus 'pengalihan perhatian')

Betapa ternyata 3 menit memang waktu yang tidak sebentar.. ~______~"

Haha.. Betapa oh betapa, gue nggak tau apa-apa. Hahaha.. Yah untungnya, masih terhitung lancar acaranya. Masih sesuai rencana. Hehe..

Acara pun dilanjutkan dengan penyuluhan dietary behaviour: pola makan sehat pada balita. Nah kalo untuk yang ini, sayangnya si ibu-ibu udah pada ngebet pengen pulang. Jadi atensi nya nggak semaksimal  materi sebelumnya. Si adek-adek nya mana pada nangis semua. Ampun dah, bisa pada kompak begitu. Hahaha.. Nah terus, selesai penyuluhan yang terakhir ada pembagian door prize. Waah rame lagi itu si ibu-ibu nya. Kayaknya emang acara yang paling ditunggu ya. Hahhaaha.. Seneng deh ngeliatnya..:D

Oh ya, terus, satu lagi yang bikin gue seneng banget sama PKNM kali ini, gue ketemu banyak anak kecil yang lucu-lucu bangeeeet.. Ada yang namanya Dek Azka, umurnya 1 tahun an, tapi udah pinter ngitung, bisa jawab salam, nyebutin nama, bisa kiss by, cantik lagi, terus lucuuu.. Terus ada yang namanya Dek Marvel, masih bayi.. Gendut, ganteng.. Haha.. Matanya bulet banget, gede, ngingetin gue sama adek gue waktu umur-umur segitu. Gue boleh gendong dia lagi sama ibunya. Terus waktu dia gue gendong, dia meluk gue. Kyaaaaaa >w< Tapi sayangnya nggak nyampe 5 menit nangis dia gue gendong. Hahaha.. Kayaknya karena emang gue nggak bau bayi *kata mama saya, haha. 

Emang bener kata pribahasa, susah susah dulu, senang senang kemudian. Hehe.. Biar persiapan nya nggak semulus jalan tol, biar waktu acara masih ada yang nggak sesuai rencana, tetep, gue seneng banget sama PKNM pertama ini.. Plus, salut sama temen-temen kelompok 24, kerjasamanya kereen.. Haaha.. Makasih yaa Nico, Ganang, Gilang, Dimas, Anis, Anin, Shila, Shinta, Sharmila, Merin.. Semangat! Tinggal Sabtu dan Minggu besok! Semoga lancar jaya dan bisa jauh lebih sukses dari pertemuan perdana kita.. Amiiin..:D

Monday, June 6, 2011

thing to remember..

Huaaaaaiiii.. Akhirnya setelah sekian lama membiarkan blog ini teronggok, gue ngeblog lagi. Haha.. Yah, awalnya gara-gara gue yang dodol sih. Gue kira hari ini kuliah skill uro, yang masuknya jam 07.00 dan wajib kudu nggak boleh telat. Jangan cari masalah dengan mata kuliah satu itu lah pokoknya.. Dan, ternyata eh ternyata, udah semangat-semangat berangkat setengah tujuh, nyampe di kelas, pintunya dikunci.. Sempet panik, apa gue udah telat, tapi gue mikir, kok tega banget jam segini udah dikunci.. Dan setelah memastikan sekali lagi, ternyata itu kelas dikunci karena emang nggak ada orang sama sekali. Ternyata gue yang dodol salah baca jadwal saudara saudara.. Dan ternyata lagi, gue baru masuk jam setengah 12.30.. Errr.. -_-" Yah, makanya, sekalian aja deh daripada gue balik lagi, males jalan, mending ngenet aja di kampus. Mumpung bawa laptop dan bisa ngenet gratisan. Haha..

Oh ya, gue pengen sedikit cerita aja, tentang sebuah event tahunan FKUB (dan cukup bergengsi juga menurut gue) yang baru aja selesai kemarin Minggu. It's Dekan Cup, saudara saudaraa.. Hoho.. Dekan Cup itu, semacam kompetisi olahraga dan seni yang diselenggarakan antar angkatan dan jurusan. Lombanya muaceeeem muaceeem.. Dari yang olahraga, tradisional, seni, sampe masak semua ada. Dan yang bikin tambah seru lagi, tahun ini ada cabang lomba baru, FKUB Got Talent, yang bener-bener membuat terpukau deh. Hoho.. Nah, berhubung jumlah lomba yang baanyak banget itu, Dekan Cup diselenggarakan selama kurang lebih satu bulan penuh (salut gue sama panitia, haha), dibagi jadi middle day, dan final day.. Nah, final day ini yang mau gue ceritain lebih. Hari terfavorit gue di Dekan Cup. Banget! Dari tahun pertama gue kuliah di FK sampai sekarang udah tahun ketiga, nggak ada bosennya deh gue nonton final day.. 

Seperti dua tahun sebelumnya, selalu, yang gue tunggu-tunggu di final day Dekan Cup adalah lomba kreativitas. Kalau di Dekan Cup 2011 ini, namanya jadi Opera Van Medika. Sesuai namanya, inti lomba ini adalah kreativitas. Kebanyakan dari tiap kontingen mempersembahkan semacam drama musikal, dengan tarian-tarian yang keren-keren di dalamnya. Dan, tahun ini gue dapet kesempatan berpartisipasi di kreativitas nya PD2008, kontingen angkatan gue.. Hihi.. Seeeeneng bangeeet beneran.. Gue bisa kesempetan nari gitu.. Tarian nya lucu lagi.. ;D Tapi yang bikin gue lebih seneng lagi, gue bisa berjuang bareng sama temen-temen seangkatan gue.. Terharu jaya deh. Bangga banget jadinya. Haha.. Baru kali ini soalnya, gue jor-joran buat Dx Cup. Ikut merasakan hingar-bingarnya latihan buat lomba kreativitas, nyenengin banget.. Bantu-bantu bikin kostum juga.. Heboh wes. Haha.. Dan satu hal yang paling berkesan bagi gue, secara keseluruhan, dibanding tahun-tahun sebelumnya, gue ngerasa banget, tahun ini angkatan gue bener-bener bersemangat dan makin kompak. Kebersamaannya itu loh, bikin seneng, beneran.. Usaha bareng, susah bareng, begadang bareng, capek emang, tapi nyenengin. Apalagi ini tahun terakhir kita sebagai kontingen PD08 yaa.. Jadi berasa banget deh. Hehe.. Oh ya, dan gue berterimakasih banget buat segenap temen-temen seangkatan gue untuk kerjasama dan kerja kerasnya selama ini.. Gue salut banget sama semangat temen-temen semua selama di Dx Cup ini.. Love u all, teman.. :DD

Oh ya, balik ke lomba kreativitas, ada tiga penampilan yang jadi favorit gue, yaitu penampilan DM, PD08, dan KG. Nah, sekarang jangan lihat gue sebagai anak PD08 dulu yak, ini komentar murni pendapat pribadi yang sesuai selera gue. *Ngerti maksudnya kan? :p

Kreativitas KG, tema besarnya, sepenangkep gue, mungkin tentang ke-Nusantara-an yah, mengingat banyak tari tradisional yang ditampilkan dari Sabang sampe Merauke.. Cuma yang bikin gue suka sama kreativitas mereka adalah ngedagelnya! Ngelawaknya itu loh, lucu parah menurut gue. Gue suka ngeliat gaya Ibu Mona nya di depan kelas. Menghibur sekali.. Apalagi yang tarian Udin Sedunia nya, ngakak gue ngeliatnya. Hahaha.. Kreativitas KG sukses bikin gue ngakak berkali-kali di tempat penonton wes. Top laah..

Nah, kalau yang PD2008, gue suka lebih karena koreografinya.. Banyak yang tariannya semangat banget menurut gue. Dan musiknya itu loh pas buat nari, gue sukaaa. Dan alur ceritanya pun enak untuk disimak. Ceritanya mungkin simpel, nggak seberapa berat dan lucu mungkin, tapi beneran deh, menghibur banget.. Mungkin satu kata yang pas buat kreativitas PD08, seru! Yap, seru. Dengan alur cerita yang mengalir cepat, koreografi yang ditampilkan itu seru banget menurut gue. Gue suka yang battle dance nya Edward sama Jacob. Yang satu nari Sm*sh, yang satu lagi Justin Bieber. Entah kenapa gue seneng banget ngeliatnya, bikin gue ketawa-tawa sendiri pisan. Kaya pas banget sama cerita intinya. Gue juga suka koreografi yang Pirates. Garang banget! Kerasa seremnya deh. Hahaha.. Intinya, gue suka semangat yang mengalir di kreativitas PD08.. Mengena dan menghibur bangeet.. :)

Kalau kreativitas DM.. Weleeeh jangan tanya deh. Gue pribadi berpendapat, nggak mungkin ada yang nggak terhibur melihat penampilan kreativitas dari kakak-kakak dokter muda. Everybody loves it, I'm sure. Untuk kreativitas yang satu ini, gue suka semuaaanyaa.. Ya lucunya, ceritanya, koreografinya, kostumnya, settingnya, aduuh beneran bikin jatuh cintaa.. Ceritanya itu lhooo kreatif sangat (disusul PD09 di bawahnya kalo menurut gue, hehe). Cerita tentang Gatot Kaca yang bersekolah di sekolah super hero, di mana ada Sailor Moon, Saras, Zoro, dll dll, yang akhirnya harus kembali untuk melawan serangan Ratu Ulat Bulu yang bersekongkol dengan Raja Karna (kalo gue nggak salah inget) di tempat asalnya.. Penampilan-penampilan yang ditampilkan setiap scene nya pun bagus-bagus banget.. Di waktu perayaan kelahiran Gatot, ada penampilan permainan alat musik pukul semacem gamelan tapi bukan gamelan (yah apalah namanya itu, gue nggak tau :p) yang pooool gue suka. Indah banget deh, beneran.. Terus, yang waktu si Gatot ketemu temen-temen superheronya, itu juga baguus. Lucu pisan.. Awalnya, ada satu superhero yang gue bingung itu dia superhero apa. Secara loh kostumnya itu pake caping, masker, terus bawa-bawa tabung gede di punggungnya. Gue malah ngira awalnya pemulung. Kok rada nggak nyambung.. Eh, ternyata di akhir-akhir dia muncul ngebantuin Gatot buat ngusir wabah ulet bulu! Hahahaha.. Kocaaak sumpah, dan gue nggak nyangka ternyata itu maksudnya.. Salut banget deh sama kreativitas kontingen yang satu ini. Dari tahun pertama aja gue udah suka banget kok melihat kreativitas PD07, PD06, dan PD05. Apalagi tahun ini ketiganya gabung.. Total banget deh kreativitasnya, sukses bikin gue terkagum-kagum di tempat penonton. Dan, totalitas itu pun terbayar manis dengan menjadi juara 1 kreativitas. Selamat yaa kakak-kakak semua.. Hihi.. :p 
    
Yaah.. Sekiranya itu aja deh yang gue ceritain kali ini.. Minggu kemarin acara ini sudah ditutup, dan kontingen DM menjadi juara umum (selamat lagi yaa kakak-kakak). Denger-denger sih PD08 di tempat kedua (hore!^^). Asiik laah, nggak jauh-jauh dari target awal. Hehe.. Intinya, Dekan Cup 2011 benar-benar sebuah perhelatan akbar FKUB yang luar biasa menyenangkaan! Thanks a lot buat temen-temen panitia yang susah payah menyelenggarakan acara kekeluargaan ini ya.. Dan semoga aja, misi yang diusung di dalamnya bisa terwujud. Kebersamaan. Yup, jangan sampai justru karena kompetisi antar angkatan-jurusan ini, kita semakin kuat di internal jurusan dan angkatan masing-masing, tetapi malah makin renggang kebersamaannya dengan angkatan atau jurusan lain. Hehe.. Seharusnya kompetisi-kompetisi ini bisa semakin meningkatkan tali persaudaraan di kalangan civitas akademika FKUB. Hihihi.. Kita udah lihat toh, kalau seangkatan atau sejurusan aja kita bisa jadi hebat, bagaimana kalau satu FKUB kompak? Luar biasa hebat dung harusnya. Hehehehe.. Wes lah, pokoknya, sesuai motto Dekan Cup 2011, "Together We Care, Together We Share" dan kalau boleh gue tambahin dikit, "Together We Can!"

FK JAYA! :DD

ps: saya mohon maaf kalau ada yang tersinggung atau tidak suka karena tulisan saya ini yaa, murni pendapat pribadi seorang saya aja kok.. *mengingat Dx Cup ini sebenarnya adalah tema yang cukup sensitif untuk dibincangkan di kampus saya, saya mohon maaf duluan yak. hehe..

ps lagi: buat yang punya wznipradana.blogspot.com, nih saya udah ngeblog lagi. :p jarang-jarang emang, tapi sekali nulis bisa jadi cerita buat seminggu kan. hehehe.. oh ya, semoga lancar yaa koasnyaa.. semangat terus!^^

Thursday, February 17, 2011

Pengalaman Singkat Nemenin Anak Teknik

Hai dunia.. Honestly, sekarang saya lagi suntuk. Nafas saya entah mengapa masih megap-megap, muka saya masih kusam, badan saya masih pegal-pegal, dan yang paling parah, entah mengapa lagi, perasaan saya masih tidak karuan. Padahal, sampai malam kemarin, saya cukup yakin endorfin yang ada dalam tubuh saya sedang luap-luapnya. Secara saya ketawa-ketawa sendiri kaya orang bego waktu SMSan sama pacar. Haha.. Yah, mungkin saya hanya capek. Karena kebetulan, tiga hari kemarin saya baru melanglang buana ke Poncokusumo. *oke, jangan protes dengan pemilihan diksi saya kali ini. :p

Capek sih emang, tapi saya tidak memungkiri kalau semua itu menyenangkan. Hahaha.. Benar-benar satu pengalaman baru yang jarang-jarang bisa saya temui. Nah, mungkin untuk menghibur diri sendiri, saya ingin bercerita sedikit tentang pengalaman saya menjadi tim kesehatan untuk KKM Fakultas Teknik Universitas Brawijaya di sebuah desa (lupa namanya :p) di Kecamatan Poncokusumo.

Namanya KKM. Kepanjangannya, saya lupa. Hehe.. Intinya, acara itu masih merupakan rangkaian Probinmaba (Program Pembinaan Mahasiswa Baru) di Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. Saya menganalogikannya dengan Pengmas di FKUB. Heheehe.. Well, untuk detail acaranya, saya tidak akan berbicara banyak, maklum tidak terlalu mengerti. Hehehe..

Sebentar, saya ganti gaya bahasa dulu ya. Bosen juga lama-lama ngomong pake 'saya', kaya pembaca berita aja ntar, kelewat formal. Hahaha..

Oke, lanjut, jadi, ceritanya, Lakesma dimintai bantuan untuk menjadi tim kesehatan di acara tersebut, dari tanggal 12-17 Februaru 2011, ikut membantu panitia divisi kesehatan menjaga adek-adek yang ber-tujuh-ratus-an turun ke desa. Hoho.. Dan lagi-lagi, gue jadi PJ untuk mengumpulkan teman-teman Lakesma yang berminat gabung jadi timkes. Awalnya, gue lega, ternyata cukup banyak yang berminat. Tapi, berhubung ada perubahan yang mendadak, teman-teman mundur satu-persatu. Akhirnya, dari belasan teman-teman Lakesma yang berminat, hanya sembilan orang yang akhirnya maju, menjadi timkes yang dibagi menjadi dua shift. Hehe.. Dan saya, eh gue (dengan sedikit tidak tahu diri), memutuskan untuk join di shift pertama. Bersama Irene, Sendy, Yessa, dan Zen, berangkatlah kami ke bumi Poncokusumo. Hahaha..

Gue yang awalnya menyangka akan diantar mobil ke TKP harus agak kaget mendengar kenyataan bahwa transportasi yang disediakan oleh panitia ternyata truk tentara, dan kami harus berbaur dengan maba. Hahaha.. Okai laah, nggak apa-apa. Udah sering juga naik truk kaya begitu. Salah gue juga sih, over ekspektasi. *bentar, apanya ekspektoran yak itu ekspektasi? :p Weew, oke laah maksud gue, salah gue juga sih, terlalu banyak berharap. Haha.. Nah, sampai di desa, kami beristirahat dulu di balai desa. Sembari berteduh karena ternyata di sana hujan deras!

"Bawa ponco nggak Mbak?" tanya si kordi kesehatan waktu itu ke gue.

"Waaah.. Nggak Mas. Kelupaan," jawab gue sambil ketawa bloon. Langsung si kordi kelihatan merasa bersalah. Apalagi waktu tahu ternyata kita berlima nggak ada yang bawa ponco. Kedodolan berjamaah.

"Tenang aja, Mas. Kalo kita mah udah biasa. Ini juga tinggal mbalik jaket aja kok," ujar gue sedikit menyombongkan jaket Lakesma yang baliknya berbahan parasut (atau apa lah itu namanya). Padahal ya, nggak begitu ngefek juga sih. Tetep aja basah ngerembes ke lapisan yang dalam kalau kena ujan. Hahaha..

Akhirnya, setelah selesai urusan ponco-memonco (dengan ending anak-anak Lakesma nekat nerobos ujan), berangkat juga kami menuju camp. Dan di sini gue lagi-lagi kaget. Ya, karena dengan dodolnya gue nggak nyangka kalau perjalanan ke camp itu, sekitar 30 menit jalan kaki dari balai desa. Toeeeeeng.. Well, gue pribadi cukup panik karenanya. Satu, hujan nya bukan nambah reda tapi malah nambah deres. Dua, jalan kaki setengah jam (bahkan lebih, gue yakin) ujan-ujanan? You must be kidding.. Tiga, hari itu gue lagi hari pertama (you know laah what I mean :p), kebayang nggak sih risihnya lagi begitu terus ujan-ujanan? Hahaha.. Tapi..

"Gue pasti bisa! Begitu doang mah ceteeek. Gengsi dong sama temen-temen teknik yang udah bolak-balik lewat jalan kaya begitu. Panitia loh bahkan 2 bulanan mondar-mandir lewat itu jalan, sambil ujan-ujan pula katanya. Masa gue nggak bisa? Semaangaaat! Tinggal lewat aja looh. Terus nyampe camp deh.. Ujan mah bukan halangan!!"

Iya, begitulah Saudara-saudara.. Si dodol ini pun hanya bisa menyemangati diri sendiri, membuat sugesti dalam hati. Dan tidak bisa berbuat banyak tentunya, selain mengikuti panitia (yang sebelumnya saling berkoordinasi satu sama lain dengan mbulet) menuju tempat yang dimaksud. Yah, fyi, setelah berkali-kali merubah rencana, akhirnya ditetapkan bahwa kami stand by di beberapa pos yang akan dilalui maba selama hiking.. Oh, hiking ini maksudnya jalan kaki 30 menitan ke camp itu, Saudara-saudara.. Dan lagi-lagi, si dodol ini dengan ajaibnya tidak menyangka jika.. hiking (yang dimaksud).. bukanlah.. jalan-jalan santai seperti waktu survey Diklat Lakesma di Coban Rondo....

Iya, bukan.. -_-
Apalagi, waktu survey diklat dulu gue cuma kebagian jaga tenda sama ikut jalan-jalan sedikit. Itu pun nggak ikut tracking yang buat jalur tandu.. Dan gue menyangka kalau hiking nya KKM itu, nggak jauh beda sama pengalaman survey gue yang.. begitulah.. Dan, keputusan gue untuk nyendal (pakai sandal Crocs yang kegedean pula) bukanlah keputusan yang tepat. Ya, sangat tidak tepat kecuali kamu yang tidak ingin membiarkan kaki terbungkus ketat oleh sepatu basah..

Oke, bijim.. Tuh kan, bener deh, suntuk gue udah lumayan ilang ngebayangin kedodolan-kedodolan waktu KKM kemaren. Hahahaha.. Ini aja belum semua gue bongkar. :pp

Btw gue istirahat dulu yak. Ntar gue lanjutin lagi deh ceritanya. Gue pengennya sih nyeritain sampe selesai. Tapi apa daya, punggung gue udah kambuh lagi ini linu-linu nya. Sindroma abis ngetik banyak, biasaa.. Hahaha.. Soo, buat yang masih penasaran, stay tuned yap! :D

Friday, December 3, 2010

catatan akhir bulan

HALO! Eh eh, gue lagi libur loh. Gak tanggung-tanggung, empat hari dari Kamis sampai Minggu. *sigh, jadi kepikiran buat pulang. haha. Tapi, yeh namanya libur di FK, gak sepenuhnya libur juga (apalagi di masa-masa akhir semester seperti sekarang ini). Yap, masih ada UTS 2, UAS, OSCE, PBL, di balik kesenangan itu. Wah, hampir lupa. Proposal TA juga udah makin dekat deadline nya. Huahahahahahaha *ketawa stres.

Sudah ah, daripada ribet mikirin ujian mending gue ngeblog bentar. Itung-itung refreshing, sebelum hari-hari bersemedi dengan slide dan soal datang. Hm. Belajarnya, abis ini aja. *membulatkan tekad. haha. Dan gue pengen cerita dikit tentang apa-apa yang terjadi belakangan ini di sekeliling gue. Hohoho..

tentang pemilwa di kampus..

sudah keluar hasilnya lhoh. yup. tahun ini, amanah tersebut dipercayakan kepada saudara Makhyan Jibril Al-Farabi, si calon nomor tiga. emang sih, pemilwa tahun ini pun gak lepas dari yang namanya kontroversi. yah, ada banget laah perbincangan yang 'agak gimana gitu' selama pemilwa berlangsung. secara kita lagi ngomong politik, kayaknya gak mungkin ya, kalo gak ada kontroversi atau konfrontasi. haha.. tapi, over all, semoga, semua ini bisa dijadikan bahan pembelajaran untuk kita semua, untuk warga FKUB khususnya. agar kita bisa menjadi insan yang lebih baik lagi ke depan nya, yang lebih bijak dan dewasa dalam berpikir, berkata, maupun bertindak. dan, semangat terus yaa, untuk pak pres terpilih. ditunggu realisasi dari janji-janjinya..^^v

tentang Lakesma..

tanggal 28 November kemarin, Lakesma baru saja mengadakan Rapat Akhir Tahunan, yang merupakan rapat resmi penutup dari tahun kepengurusan 2010. di RAT, selain pembahasan AD/ART dan LPJ selama setahun kepengurusan juga diadakan pemilihan direktur, DPL, serta perekomendasian DPP untuk tahun kepengurusan 2011. dan, setelah dilakukan musyawarah mufakat maka terpilihlah saudara Cahya Firly Nanda sebagai direktur Lakesma periode 2011.. anyway, selamat Caii.. semoga bisa membawa Lakesma ke arah yang lebih baik ya, Pak Direktur.. :))

dan khusus untuk teman-teman Lakesma di kepengurusan 2010, terimakasih banyak.. *nundukin kepala. terimakasih, atas perjuangan nya, kerja keras nya, pengorbanan nya, dan pastinya kerjasama nya selama ini.. makasih banget banget pokoknya untuk semua yang telah kita lalui bersama selama setahun kepengurusan. senang rasanya bisa menjadi bagian dari teman-teman semua.. tolong maafkan kalau gue banyak salah yaa. *nundukin kepala lagi. hoho.. bertemu orang-orang hebat seperti anda semua, benar-benar suatu pengalaman yang berharga.. makasii yaa.. :))

LAKESMA! ONE TEAM ONE FAMILY! ^^v





































merindukan foto bareng kaya gini.. hahahahaha *lebay.com


tentang depsos..

sama dengan di Lakesma, masa kepengurusan gue sebagai staf depsos tahun 2010 pun berakhir. hiks hiks.. gak kerasa, dua tahun sudah gue gabung di Depsos BEM. haha.. lanjut lagi di tahun ketiga? nope nope. gue pensiun wes, dari BEM. sudah cukup. sekarang waktunya untuk lebih fokus ke yang lain. hehe..

bukan gak seneng atau gimana, it's fun, really.. dua tahun ini, berkecimpung di dunia per-depsos-an adalah suatu hal yang menyenangkan. proker-proker depsos yang banyak berhubungan dengan masyarakat, menjadi daya tarik sendiri bagi gue. selain fun, gue sadar betul, depsos adalah salah satu wadah untuk gue mengembangkan diri. dari gue yang gak tahu apa-apa, sampai bisa seperti sekarang, sedikit banyak dipengaruhi olehnya. thank's a lot for that. :)

walaupun memang, ada saat-saat gue merasa bete dan jenuh. hahahaha.. apalagi, waktu awal-awal beradaptasi dengan temen-temen depsos 2010.. dita, riri, gadis, dudel, dana, bep, fara dan orin.. hm.. honestly, awal-awal gue sempet ngerasa gak sreg sama keluarga baru gue itu. sampai gue curhat sama ibunda mentri terdahulu. haha.. pikiran gue waktu itu: sumpaaah.. beneran ini temen-temen gue di depsos?? gyaaaaaaa... *maafkan imajinasi penulis yang sering berlebihan.

tapi untungnya, seiring waktu gue sadar. bertemu orang-orang dengan kepribadian dan karakter macam-macam, membuat gue belajar banyak hal. setahun bareng dita, riri, gadis, dudel, dana, bep, fara, dan orin, gue belajar mengerti apa itu arti saling melengkapi, toleransi, keluarga, dan em.. belajar sabar, terutama tiap mendengar ramainya teman-teman saat berkicau. huahahahahaaha.. *well, buat poin terakhir saya (agak) bercanda. hehe :p

sedikit pesan untuk teman-teman depsoser: gue pasti akan kangen dengan dunia depsos itu, temaaan.. haha.. kangen nyebar amplop, kangen jarkom, kangen ribet-ribet ngurus desbin, anjal, panda, berbagi kebahagiaan di bulan ramadhan, hari anak, hari gizi.. *tck tck, banyak juga ya acara kita setahun ini. haha :p dan pastinya, gue akan kangen dengan kebiasaan kita nggosip bareng.. hahahahaha.. love u full deh ;)

sebagai tambahan, ini hasil kemarin depsoser ngerusuh di matos dalam rangka bikin foto buat buku kenangan BEM. rencana awalnya sih mau foto pakai tema 'piknik', tapi cuaca tidak mendukung. jadilah kita foto studio. rame-rame, pake baju merah, serasa jadi anak panti. haha.. (peace ^^v)

















ki-ka: atas: fara, gue, bep, orin, dudel, dita; bawah: riri, dana, gadis.. gonna miss u all xp


Yah, gue rasa cukup postingan kali ini. *phew, panjang juga yah, pantas tangan gue pegel-pegel. haha.. Udahan yaa, gue belajar dulu buat besok. Tuh kaaan, itu slide mata-THT-syaraf udah manggil-manggil gue minta dibaca.. *tck tck, slide, minta perhatian banget dah. tau gue, tauu, senen besok ujian. suwun yo, diingetin (sedeng mode on, sindroma mau ujian).

Thursday, November 25, 2010

pemilwa.. pemilwa.. (gak tau kenapa ikutan girang)

satu dua tiga.. sayang semuanyaa.. *hahahahahaha

ini representasi perasaan saya dari hangat-hangatnya pemilwa di fakultas.. tiga calon presiden, yang sekarang (sepertinya) sudah ketahuan nasibnya gimana. hehe..

siapapun itu, semoga bisa amanah untuk memimpin bumi hijau FKUB menjadi lebih baik lagi.. semangat! :)

Monday, November 8, 2010

Sabtu dan Minggu kemarin..

Singkat saja, alhamdulillah, acara yang beberapa bulan ini sering bikin kepala gue cenut-cenut, menyita perhatian yang cukup besar, plus yang juga bikin gue bangga setengah mati, alias "PERINTISAN DESA BINAAN FKUB 2010" selesai sudah dilaksanakan. Hip hip HORE!!

Satu semester reeek, satu semester mengombang-ambingkan diri dan teman-teman panitia dalam acara yang baru di FK tercinta ini. Haha.. Dari yang awal banget mengonsep suatu desa binaan bersama petinggi BEM, menego proker dari beberapa lembaga untuk gabung jadi satu, pembentukan panitia yang riweh minta ampun, menego acara ini ke UPPM dan PD III, sampai akhirnya bicara teknis dan acara ini berlangsung.. Belum lagi bicara persiapan tiap acara.. Hm.. Something new banget wes. Sebagai kapel, gue pernah mengalami hari2 frustasi, sampai hari2 menyenangkan karena satu acara ini.. Subhanallah banget banget!!

Nah ceritanya, Sabtu dan Minggu kemarin ini, pertemuan ke tiga dan empat dari Desbin (nama keren perintisan desa binaan, biar gk kepanjangan :p).. Hari Sabtu ada penyuluhan kesehatan reproduksi dan jiwa (untuk SMP), penyuluhan kesehatan reumatik (untuk warga desa umum) dan games kesehatan (untuk ibu-anak). Hari Minggu ada pengobatan gratis, bazaar murah, dan bakti sosial.. Oh ya, fyi, acara ini dilaksanakan dalam empat pertemuan, terhitung waktu bulan Ramadhan tempo lalu. hehe..

Lanjut, gue pribadi, bener2 bersyukur, acara ini direspons baik. Gue bersyukur banget akhirnya acara ini bisa selesai dengan meninggalkan kesan yang menyenangkan baik di warga desa, UPPM, dan partisipan.. Gak ketinggalan, panitia. :) Walaupun memang, masih banyak hal yang perlu dievaluasi. Gue akui, hal2 detail yang sering terlupa, atau masalah komunikasi yang sulit, entah ke desa atau bahkan komunikasi internal dari panitia sendiri, semua itu sering terjadi.. Ada saat2 gue kecewa, ketika apa yang gue harapkan melenceng jauh dari kenyataan. Tapi, yah, gue seakan diingatkan. Semua ini mungkin cara agar gue dan teman2 bisa belajar. hehehe..

Intinya intinya, makaaaaaaasiiiiii banyaaaaaaaak yaaaaaa buat temen2 semua yang udah berusaha susah payah dan berkorban banyak buat acara ini.. Terimakasih buat semua yang sudah berpartisipasi dalam bentuk apapun.. I love u all!!

BAKTI KITA UNTUK MASYARAKAT!!

PS: Sepurane, kemarin jadi banyak yang ujan2an dan sekarang jadi drop kondisinya.. :( Semoga cepet sembuh yaaaa.. Thanks a lot!

Friday, July 30, 2010

My One Night Trip to Gading Kulon (part 2)

Waah.. Kayaknya kelamaan ya, jeda antara cerita yang pertama dengan kedua ini. Haha.. Biarlah, yang penting gue selesaiin ceritanya biar gak 'to be continued' lagi. Mudah-mudahan aja gak lupa.. :D

...Waktu pun berlalu. Detik menjadi menit, menit menjadi jam, dan jam menjadi beberapa jam *entah mengapa kok kedengeran gak nyambung gini yah? -_-a Intinya, waktu terus berjalan dan tanpa sadar hari sudah semakin siang. Perut yang tadi pagi diisi sekadarnya, pelan-pelan mulai berbunyi. Panggilan azan pun berkumandang, saat untuk Zuhur sudah datang. Gue, Pras, dan Mas Arifin akhirnya berjalan kaki sebentar, turun dari balai desa mencari masjid. Yere sama Mas Deny jaga posko. Waaah.. Ternyata desa nya 'lumayan maju' juga. Di sepanjang jalan, gue melihat tempat sewa terop, rumah berparabola, salon kecantikan, mobil Terios parkir di garasi, rumah besar, digital printing, dll.. Hm.. Entah mengapa, menurut pandangan subjektif gue, desa ini beberapa langkah lebih maju daripada desa Gunung Rejo tempat gue penmas tahun lalu. Menurut Pras, bahkan desa ini bisa dibilang mewah. Lebih-lebih Mas Arifin yang angkatan 2007 (gue sama Pras seangkatan, 2008-red), yang menurutnya desa Gunung Rejo aja udah mewah. Yaah.. Emang kesannya agak gimana gitu sih. Sempet terbersit pikiran jelek, penmas tahun ini kurang 'nendang' atau kurang tepat sasaran. Tapi yah, gak adil juga sih mikir begitu.. Siapa tahu toh memang ternyata banyak warga yang membutuhkan, hanya saja di lain tempat di desa itu dan tidak terlihat oleh kami. Siapa tahu, walaupun ternyata warga desa tersebut berkecukupan, kesadaran kesehatan mereka masih kurang. Atau siapa tahu, yang kami lihat hanyalah tempat bisnis saudagar-saudagar kaya desa yang jumlahnya hanya beberapa.. Sepertinya kita memang perlu melihat sesuatu sebagai bola yang punya sisi tak terbatas.. Yah, segala kemungkinan bisa terjadi, daripada terjebak dalam prasangka buruk, jauh lebih baik melihat sesuatu dengan cara berpikir yang lebih luas dan terbuka. *Halah, bahasa saya sotoi mode on banget deh :p


Oh yaa.. Diitung-itung antara siang sampai agak sorean, ada lumayan banyak pasien yang minta obat. Cuma alhamdulillah gak ada yang parah-parah banget. Tapi sempet sih, agak sorean (setelah makan siang) ketemu kasus baru yang belum pernah kami (atau minimal gue lah) tangani sebelumnya. Nyeri kolik menjalar dari ulu hati sampai tembus ke punggung, simetris kanan-kiri, nyeri hilang timbul, tidak ada nyeri tekan, tidak ada riwayat maag, tidak sedang datang bulan, sudah makan sesuai dengan waktunya, pasien belum pernah merasakan sakit yang sama. Pasien nya sakit sampe gulung-gulung. Hmmm.. Gue yang kebagian tugas anamnesis, bingung juga dibuatnya. Agak panik, gue konsul ke anak-anak timkes lain. Eh, ternyata yang lain juga sama kaya gue. Masih belum ngerti itu sakit apaan.. Maag? Nyerinya bukan nyeri maag, dia juga gak ada riwayat maag (setidaknya begitulah pikiran gue saat itu). Anaknya juga gak mual dan sebelumnya udah makan.. Hmmm.. Pikir pikir pikir.. Akhirnya kami menghubungi dr. Dearisa, the doctor on call, berharap memeroleh pencerahan. Si dokter pun memutuskan untuk memberikan antasida dengan monitor 30 menit ke depan. Setengah jam lewat, dan si adek masih ngerasa gak enak.. Nah terus disuruh kasih lagi antasid sama.. hmm.. apa ya? wah gue agak lupa nih. Tapi kayaknya sih cimetidine.. Yah pokoknya dikasih 2 jenis obat lagi deh, terus dimonitor perkembangannya.. Gak lama, si adek muntah, makan siangnya keluar semua.. Tapi alhamdulillah nya, abis itu dia malah lega dan baikan. Akhirnya balik ke wisma dengan tenang.. Huray! :D

Nah, tinggal anak-anak timkes deh, yang mulai ribut dan berpikir, kena apakah si adek itu barusan?? "Keracunan pasti. Ada apa-apanya tuh di makanan, apalagi ikan nya tadi rasanya agak asin," ujar si satu.. "Bukan lah, mungkin aja dia yang alergi makanan, buktinya saya gak kenapa-kenapa abis makan itu ikan," kata si dua. "Hm, mungkin aja dia jajan sembarangan, terus gak kuat perutnya. Mungkin kan, tuh banyak yang jual cilok gitu di SD," khayal si tiga, yang notabene saya. :p Kami pun melanjutkan diskusi dengan asik.. Walau ujung-ujungnya, yaa, ngegosip juga. Haha.. Fitrah manusia kan untuk bersosialisasi dengan mengobrol? Haha.. Biarpun geje, lumayan juga obrolan kami di siang menuju sore itu. Dari yang tentang 'mau jadi apa di kepengurusan nanti', 'suka duka jadi direktur', sampai yang geje sekalian.. haha.. Lumayan.. Lumayan.. Dapet bekal buat nanti mengikuti jejak Mas Arifin.. (Lho?) Ahaha.. Sudahlah tidak usah dibahas di bab ini..


Yang namanya waktu, pasti lah bergulir.. Karena di saat itu pun, lagi-lagi tanpa gue sadari, malam sudah datang, menawarkan kesejukan yang setia menemaninya. Yah.. Malam di Gading Kulon cukup dingin menurut gue. Di awal malam, anak-anak timkes masih berbincang-bincang dengan teman-teman SC (yang kata temen saya manusia setengah dewa.. karena apapun perkataannya dituruti. hahahaha.. ada2 aja temen saya :p) Lumayan ngalor ngidul, apa yang bisa diomongin, ya diomongin.. Mulai deh, ada yang nyindir-nyindir perihal status baru saya waktu itu. Yah, tapi gue udah mulai biasa kok menanggapinya. Maklum, biasa ngartis dari kecil. Ahahahahaha.. Xp

Kembali ke benang merah, gue kira, jam 9an itu gue udah bisa free, dan siap-siap ke wisma, nunut panitia numpang tidur. Ternyata, masih ada juga yang sakit jam segitu.. Hm.. Bahkan di satu waktu gue sampai di drop di wisma salah satu penduduk karena ada peserta yang pingsan (again). Mana si korlap nya panik bukan main.. Jadi agak gimana gitu deh gue. Haha.. Nah ya, pas nyampe sana, ternyata si adek udah siuman.. Dan dia pasien yang tadi pagi pingsan juga.. Wah, dia memang lagi dalam masa pengobatan sih, udah punya obat pribadi. Dan entah mengapa gue merasa agak gak guna begitu sampai di sana. Lha wong dia udah ada obat dan gak perlu obat lagi? begitu batin gue saat itu.

Gak mau makan gaji buta, dan demi kredibilitas seorang tim kesehatan, gue pun berusaha melakukan apa pun yang bisa membantu. Oh ya, gue perlu tahu tensi dan nadinya, takut ada apa-apa. Begitu gue dengan pedenya bermaksud menghitung tensi si adek, eh yaaa kok tensimeternya ngadat.. Jedar! Perasaan panik perlahan menjalar di sekujur tubuh. Gue mencoba menenangkan diri, berharap jika gue tenang si tensi akan berdamai.. Pelan, namun pasti.. Eh lah kok masih ngambek dia.. Dan setelah agak lama berkutat dengan tensimeter yang bandel itu, gue nyerah. Dan gue yakin emang tensimeter itu rusak. Gue apes..

Gue berusaha untuk stay cool dan meminta maaf atas keterbatasan alat. Akhirnya gue pun cuma menggali ulang riwayat sakit si adek, dan juga menginterogasi teman-teman sewismanya. Setelah merasa cukup tahu duduk permasalahan, gue sedikit memberikan advis kepada teman-temannya, untuk terus mengingatkan si adek yang ternyata sering memaksakan diri dan lupa minum obat. Dan juga terus mengingatkan si adek untuk memakan suplemen vitamin.. Dan berbasa-basi lagi, blaa blaa blaa.. Yeah, I think that's the only one that I can do.. (sad)
Well, tapi minimal, saat itu gue belajar untuk bisa lebih baik menguasai diri.. Malam itu, entah mengapa gue merasa agak bangga karena bisa keluar dari kebiasaan panik gue. Hehe.. Karena tidak seperti biasanya gue tidak menampakkan diri seperti orang bodoh di depan mereka. Haha.. Dan setelah kejadian itu juga, gue berjanji akan memeriksa tensimeter sebelum dipakai. Hahahahaha :p


Akhirnya.. Selesai juga waktu jaga gue di tanggal 10 Juli.. Hm.. Malam sudah semakin larut. Kantuk pun mulai datang dan menyerang dengan luar biasa.. Gue akhirnya pamit sama anak-anak timkes lain, menuju wisma penduduk, nunut panitia yang baru saja selesai evaluasi.. (waah, salut banget deh gue sama panitia waktu itu, yang bener-bener all out deh, evaluasi sampe malem banget begitu lagi...hehe) Gue berjalan beriringan dengan teman-teman panitia, menyusuri jalan menurun dari balai desa.. Dan seperti biasa, gue gak bisa jalan begitu saja dengan pandangan lurus atau menunduk. Gue harus melihat langit. Gue pun mendongak, memandangi langit yang hitam kelam, dan subhanallah.. Perasaan lelah gue seakan hilang begitu melihat langit yang luar biasa indah. Indah, sangat indah.. Dengan mata berbinar, gue pandangi lekat-lekat bintang-bintang yang bertaburan dengan indahnya itu. Berkerlap-kerlip dengan warna-warni menawan.. Gue cukup yakin melihat planet mars dan venus malam itu.. Perasaan gue pun begitu meluap dan luar biasa kaget begitu melihat 'sesuatu' yang seakan-akan jatuh, dengan ekor bercahaya dan dengan kecepatan luar biasa.. "Bintang jatuh! Bintang jatuh! Ada bintang jatuh!" Teriak gue dengan noraknya. Gue apit tangan adek tingkat yang ada di sebelah gue, dengan mulut yang tak berhenti mengoceh, dengan mata yang tak berhenti memandang, dan dengan kaki yang terus menuruni jalan.. Ah, gue udah gak peduli deh, bersikap norak di depan adek tingkat gue sendiri waktu itu. Gue bahagia banget bisa diberi kesempatan melihat fenomena alam yang luar biasa indah tersebut. Apalagi gue lihat sampai 2 kali.. Subhanallah.. Dan di saat itu juga, gue langsung kepikiran dengan seseorang.. :) Rasanya gue pengen banget dia ada di sebelah gue buat melihat pemandangan yang menurut gue dahsyat itu. Sampai gue mengkhayal buat ngasih salah satu dari bintang jatuh yang gue lihat itu buat dia. Hahahaa..


Yaaaaaah... Begitulah sedikit (eh, kayaknya gak bisa dibilang sedikit ya, melihat panjangnya tulisan saya kali ini :p) cerita gue, sewaktu bertugas di Gading Kulon.. Begitu banyak cerita, begitu banyak berita, begitu banyak pelajaran bermakna. Tiada sesal gue kira, dan gue harap gue bisa kembali merasakan saat-saat indah itu di lain waktu. Di lain tempat, lain kesempatan. Dengan berjuta keindahan, ilmu pengetahuan serta wawasan baru di dalamnya.. Amiin :))