Showing posts with label sharing dari yang lain :). Show all posts
Showing posts with label sharing dari yang lain :). Show all posts

Tuesday, April 22, 2014

Kata Miko

"Kata orang, cuma Tuhan dan supir yang tahu kapan bajaj akan belok. Masih seperti itulah apa yang gue rasakan selama pacaran. Cuma Tuhan dan pasangan yang tahu, kapan hubungan kita akan berubah arah. Tapi yang bisa kita lakukan bukanlah menunggu dengan ketakutan. Yang bisa kita lakukan adalah memegang tangan pasangan kita, tumbuh bersama guncangan di dalamnya, dan turun berdua, ketika sama-sama sampai di tujuan." 

-Miko @ Cinta dalam Kardus

Monday, December 24, 2012

something nice i found :-)

Ten Reasons To Never Give Up

1. As long as you are alive, anything is possible.
The only valid excuse you have to give up is if you are dead. As long as you are alive (and healthy and free) you have the choice to keep trying until you finally succeed.

2. Be realistic.
The chance of mastering something the first time you do it is almost non-existent. Everything takes time to learn and you will make mistakes. Learn from them.

3. You are strong.
You are stronger than you think. One little setback is not enough to stop you from achieving your goals. Neither are 10 or 100 or 1000 setbacks.

4. Prove yourself.
You don’t want to be known as someone that is weak and gives up. Go out there and prove yourself to the world and to yourself. You CAN and WILL achieve what you set out to do. The only time you fail is when you give up.

5. Believe in your dreams.
Don’t sell yourself short. In life there are going to be many people who will try to bring you down and tell you what you want to achieve is not possible.

6. Your family and friends.
Let the people you love and who mean the world to you be your inspiration to persist and persevere. Maybe you need to try a different angle, study more or practice more but don’t give up!

7. There are people worse-off.
Right now there are many people who are in a worse situation and environment than you are. Are you thinking about giving up running 5 miles a week? Think about the people who are unable to even walk and how much they would give to be able to run 5 miles every day.

8. You deserve to be happy.
Don’t ever let anybody tell you otherwise. You deserve to be happy and you deserve to have success. Keep that mindset and never give up until you reach your destination!

9. Inspire others.
Be an inspiration to others by refusing to give up. Who knows what someone else can achieve because you never gave up and in turn inspired them not to give up.

10. You are so close.
Often when you feel like you want to give up you are so close to making a huge breakthrough. You are just a heartbeat away from success.

ps: sebenernya ini hasil browsing, tapi lupa sumbernya apa..hehe.. semoga bisa bermanfaat.. :-)

Friday, February 17, 2012

Bangkrut..

Diriwayatkan bahwa suatu kali Nabi bertanya kepada para sahabatnya, "Siapakah orang yang bangkrut?".
"Orang yang rugi hingga modalnya habis dalam perdagangan," jawab mereka.

Nabi meluruskan bahwa orang yang bangkrut adalah orang yang selama di dunia telah melakukan banyak ibadah dan amal kebaikan tetapi sering menyakiti orang lain. Di akhirat kelak dia merasa akan mendapat pahala yang besar dari Allah, tetapi tiba-tiba datang orang yang pernah disakitinya selama di dunia dan menuntutnya. Akhirnya Allah mengambil pahalanya dan diberikan kepada di penuntut. Kemudian datang lagi yang lain, menuntut hal serupa. Lama-lama pahala amal kebaikannya habis, sedangkan orang yang menuntut masih antre. Karena pahalanya sudah habis, sebagai pembalasan kedzaliman pada orang lain, dia harus menerima dosa si penuntut. Sehingga akhirnya dia tidak lagi memanggul pahala melainkan dosa yang bertumpuk.

Berkenaan dengan itu, hendaklah setiap kita menjaga diri lebih hati-hati dalam setiap langkah. Apalagi mereka yang sedang mendapatkan amanah besar, seperti para pemimpin rakyat. Semestinya mereka lebih ekstra hati-hati, bisa jadi tanpa sadar kebijakan yang mereka buat merugikan rakyat. Akibatnya amal ibadah yang sudah banyak itu bisa berganti menjadi dosa karena dituntut orang-orang yang selama ini didzaliminya.

Diriwayatkan Imam Ahmad dan At Tarmidzi, Umar bin Chattab berpesan, "Hisablah dirimu sebelum dihisab! Timbanglah diri kalian sebelum ditimbang! Sesungguhnya berintrospeksi bagi kalian hari ini lebih ringan daripada hisab di kemudian hari. Begitu juga dengan 'aradl (penampakan amal) yang agung."

Ingatlah, neraca Allah di akhirat kelak akan sangat teramat cermat mencatat dan memperhitungkan setiap detak gerak kita.

Kami akan memasang neraca yang tepat pada hari kiamat, maka tiadalah dirugikan seseorang barang sedikitpun. Dan jika (amalan itu) hanya seberat biji sawi pun pasti Kami mendatangkan (pahala) nya. dan cukuplah Kami sebagai Pembuat perhitungan. (QS. Al-Anbiya': 47)

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
ps: tulisan di atas merupakan kutipan dari artikel berjudul Kajian Utama: Pentingnya Muhasabah Bagi Anda oleh Ustadz Hanif Hannan, yang dimuat pada Majalah BMH News Edisi V, Desember 2008, Dzulhajj 1429 H. Sebuah artikel yang cukup membuat saya merenung cukup lama, tak lama setelah membacanya.. Terimakasih saya ucapkan kepada penulis yang jujur membuat saya bisa lebih introspeksi diri.. :-)

Tuesday, January 3, 2012

i just love this..

"Engkau yang riuh tertawa untuk menggembirakan sekelilingmu, saat sebetulnya hatimu gamang dengan keraguanmu mengenai masa depan, sini … duduklah engkau dekat denganku, dan dengarlah ini…

Ketahuilah, bahwa semua keraguanmu itu adalah tabir yang memisahkan impianmu dari tindakanmu.

Semakin tubuhmu jauh dari tindakan, semakin tebal tabir keraguan itu menutupi pandanganmu.

Engkau telah sering memberitahuku bahwa Tuhan Maha Absolut, yang keinginanNya tak tertahankan oleh apa pun, yang jika Ia berkehendak agar sesuatu menjadi - maka jadilah.

Lalu, mengapakah engkau demikian khawatir bahwa yang kau lakukan akan menjamin keberhasilanmu - atau tidak, padahal engkau sendiri yang mengatakan bahwa Tuhanlah Yang Maha Penentu?

Tahukah Engkau bahwa yang kau lakukan, belum tentu yang akan dijadikan oleh Tuhan sebagai sebab dari penyejahteraanmu?

Bukankah banyak sekali kebaikan yang sedang kau nikmati, yang adalah kebaikan yang lebih besar daripada yang seharusnya pantas bagimu?

Engkau yang penunda, yang sering memanjakan rasa malas, yang masih suka mencurigai keadilan Tuhan, yang melebihkan harapan kepada manusia, benda, dan perhitungan - daripada kepada Tuhan, engkau yang belum banyak mematuhi Tuhanmu, TAPI hidupmu telah dibaikkan olehNya.

Mengapakah engkau masih ragu, bahwa kesegeraan bekerja keras dalam kejujuran untuk menguntungkan sesamamu - tidak akan menaikkanmu ke kelas kehidupan yang lebih baik?

Bukankah engkau sudah dianugerahi banyak nikmat, tanpa betul-betul memantaskan diri?

Tuhanmu itu Maha Penyayang, atau jika lebih sesuai bagimu - Dia itu Maha Baik, yang sangaaat baik kepadamu, yang telah Ada merencanakan kehidupanmu, lengkap dengan naik dan turunnya dan dengan naiknya lagi - jauh sebelum penciptaan keseluruhan alam ini.

Sesungguhnya, jika kau bandingkan kekhawatiranmu itu dengan kebesaran urusan Tuhan, urusanmu itu amat sangat kecil, yang bahkan diabaikan pun tak akan diketahui oleh siapa pun.

Tapi, bagi Tuhan engkau ini besar dan penting sekali.

Kebaikan hidupmu adalah urusan utama Tuhan.

Sesungguhnya, Tuhan menjadikan urusan setiap jiwa sebagai urusan utamaNya.

Maka janganlah sekali-kali engkau merasa tak diperhatikan oleh Tuhan.

Engkau jiwa kecintaan Tuhan.

Engkau berhak untuk meminta perhatian Tuhan, sebaik hak siapa pun di bawah dan di atas langit.

Maka gantikanlah kegalauanmu mengenai masa depan, dengan keikhlasan untuk melakukan yang bisa kau lakukan, dan menyerahkan kepada Tuhan hal-hal yang berada di luar kemampuanmu.

Malam ini, baringkanlah tubuhmu yang letih memikul semua beban pikiran dan kegelisahan hatimu.

Dan tidurlah dalam naungan dan lindungan kasih sayang Tuhan.

Malam ini, damaikanlah jiwamu, agar kekuasaan Tuhan berperan lebih baik dalam hati, pikiran, dan tubuhmu saat engkau bangun dalam kesegaran esok pagi.

Engkau jiwa kecintaan Tuhan.

Mintalah apa pun, serahkan semua kekhawatiranmu, dan ikhlaslah bekerja dalam kejujuran, lalu perhatikan apa yang terjadi.

Tuhan memerintahkan keajaiban untuk melayani kerinduan hati dari jiwa yang ikhlas."

(Mario Teguh - Loving you all as always)

ps: sedikit catatan super untuk membenahi diri di awal tahun yang baru, happy new year 2012.. :)
ps lagi: Tuhan ku = Allah S.W.T. Terimakasih Ya Allah atas semua hal yang Engkau berikan kepada hamba.. Terimakasih.. :')

Wednesday, July 13, 2011

nasihat seorang nenek.. :)

"Nineteen is the age to make mistakes. You will make lots of mistakes, and you should mistakes at that age. You have to go through everything that you should at your age in order to get older properly. The most important thing is not the fact that you made a mistake, but that you realize your mistakes and gain courage to fix your mistakes." -Tae-Hwang Tae-Hu Mama (Princess Hours)

ps: bijaksana sekali ya.. nasihat yang pas buat saya juga sepertinya.. hahaha :)

Friday, December 10, 2010

*palu godam

Pilunya hati dari orang yang sedang jatuh cinta,
adalah karena akutnya keinginan untuk diinginkan.

Jika ternyata dia tidak diinginkan
hatinya akan tenggelam
...dalam perasaan terbuang.

Sesungguhnya yang dibutuhkan
adalah rasa hormat kepada diri sendiri
yang lebih sehat, yang tidak menggantungkan
kebahagiaan kepada persetujuan orang lain.

Cinta itu indah
jika tidak, ia juga tidak akan se-menyiksa itu.

-Mario Teguh-

Wednesday, August 18, 2010

lima ayat

"Maka bersabarlah kamu terhadap apa yang mereka katakan, dan bertasbihlah sambil memuji Tuhanmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenam(nya)." (QS. Qaf: 39)

"Dan jika kamu memberikan balasan, maka balaslah dengan balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu. Akan tetapi, jika kamu bersabar, sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang sabar." (QS. An-Nahl: 126)

"Dan bersabarlah dalam menunggu ketetapan Tuhanmu, maka sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan Kami." (QS. Ath-Thur: 48)

"Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk." (QS. Al-Baqarah: 45)

"Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah Timur dan Barat itu suatu kebaktian, akan tetapi sesungguhnya kebaktian itu ialah beriman kepada Allah, Hari Kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi, dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan), dan orang-orang yang meminta-minta; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan, dan dalam perperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa." (QS. Al-Baqarah: 177)

Wednesday, April 7, 2010

sedikit catatan super :)

ayeeey...^^ internetnya lagi lancar nih (numpang internetan gratis di kampus ceritanya :p) jadi pengen nengok blog sebentar.. hohoho.. terus jadi inget deh, gue punya catetan keren dari Pak Mario Teguh, copast dari fb. silakan dibaca-baca.. hehe

Mario Teguh Super Note
UPAYA ADALAH PEMBAIK NASIB, HANYA JIKA UPAYA ITU BAIK.
..............
Adikku,
yang dititipkan oleh ibumu kepada ibuku,
agar aku melebihkan kasih ku kepada mu,

Berbunga hatiku saat aku melihat mu mengangguk khusuk dan haru, saat aku simpulkan untuk mu, bahwa

Upaya adalah pengubah nasib,

sehingga upayamu adalah pengubah nasibmu.

Lalu engkau bertanya-tanya dan meminta ku menjelaskan,
mengapakah jika upaya adalah pengubah nasib,
Tuhan belum memperbaiki nasibmu melalui semua upaya penuh penderitaan yang sekarang sedang kau tapaki?

Wahai hati yang bertanya,

Ketahuilah ini dan jadikanlah penuntun bagi pilihan upayamu, bahwa

Upaya adalah pembaik nasib, hanya jika upaya itu baik.

Sehingga jangan engkau sebut pekerjaanmu itu upaya yang akan memperbaiki nasibmu,
jika dalam mengerjakannya engkau berlaku tidak adil kepada yang membayarmu,
tidak tulus kepada pelangganmu, dan tidak jujur kepada keluargamu.

Engkau memang tetap bisa hadir tanpa harus menjadi keuntungan bagi orang lain,
tetapi jika kehadiranmu tidak menyebabkan perbedaan yang berarti, untuk apakah engkau hadir?

Maka mulai hari ini tetapkanlah dirimu untuk hadir sebagai keuntungan bagi orang lain.

Adikku yang jernih pikirannya, dan yang bening hatinya,

Janganlah engkau tiru perilaku dari mereka yang lebih disyukuri ketidak-hadirannya,
karena mereka berperan sebagai pelambat hasil atau perugi bagi orang lain.

Terimalah ini dengan ikhlas di hatimu yang baik, bahwa

Semakin besar perbedaan yang bisa kau sebabkan karena kehadiranmu, akan semakin bernilai engkau bagi orang lain.

Dan jika engkau memimpikan untuk menjadi bintang di antara bintang,
pastikanlah bahwa perbedaan yang kau sebabkan dalam kehadiranmu itu adalah perbedaan yang tidak bisa dibangun oleh orang lain.

Sekarang, aku tanyakan ini kepada hatimu yang lebih ramah,

Mulai hari ini, apakah engkau akan memastikan bahwa setiap jiwa yang bersentuhan denganmu akan menjadi jiwa yang mensyukuri pertemuan denganmu?

Sadarkah engkau bahwa jika orang merindukan kehadiranmu, sebetulnya engkau telah hadir di hati mereka?

Maka undangannya kepada kita, engkau dan aku,

Capailah keindahan yang membahagiakan pada semua yang bisa kau indahkan dalam dirimu,
agar engkau menjadi pengindah kehidupan semua saudaramu.

Maka selalu ingatlah, bahwa

Upaya adalah pembaik nasib, hanya jika upaya itu baik.
..............

tuh kaaan.... kereeen.... ngingetin lagi, ini notes dari Pak Mario Teguh lho, bukan gue. kalo gue mah, masih kecepetan sepuluh tahun buat bikin notes sesuper ini. hahahaha..

dan entah mengapa, gue agak tertohok setelah membaca notes ini. upaya yang gue lakukan selama ini sudah termasuk upaya yang baik belum ya?? tapi.. mudah-mudahan aja, upaya apapun yang gue lakukan dulu, kini, dan nanti, semuanya termasuk ke dalam upaya yang baik. amin :)