Wednesday, April 7, 2010
sedikit catatan super :)
Mario Teguh Super Note
UPAYA ADALAH PEMBAIK NASIB, HANYA JIKA UPAYA ITU BAIK.
..............
Adikku,
yang dititipkan oleh ibumu kepada ibuku,
agar aku melebihkan kasih ku kepada mu,
Berbunga hatiku saat aku melihat mu mengangguk khusuk dan haru, saat aku simpulkan untuk mu, bahwa
Upaya adalah pengubah nasib,
sehingga upayamu adalah pengubah nasibmu.
Lalu engkau bertanya-tanya dan meminta ku menjelaskan,
mengapakah jika upaya adalah pengubah nasib,
Tuhan belum memperbaiki nasibmu melalui semua upaya penuh penderitaan yang sekarang sedang kau tapaki?
Wahai hati yang bertanya,
Ketahuilah ini dan jadikanlah penuntun bagi pilihan upayamu, bahwa
Upaya adalah pembaik nasib, hanya jika upaya itu baik.
Sehingga jangan engkau sebut pekerjaanmu itu upaya yang akan memperbaiki nasibmu,
jika dalam mengerjakannya engkau berlaku tidak adil kepada yang membayarmu,
tidak tulus kepada pelangganmu, dan tidak jujur kepada keluargamu.
Engkau memang tetap bisa hadir tanpa harus menjadi keuntungan bagi orang lain,
tetapi jika kehadiranmu tidak menyebabkan perbedaan yang berarti, untuk apakah engkau hadir?
Maka mulai hari ini tetapkanlah dirimu untuk hadir sebagai keuntungan bagi orang lain.
Adikku yang jernih pikirannya, dan yang bening hatinya,
Janganlah engkau tiru perilaku dari mereka yang lebih disyukuri ketidak-hadirannya,
karena mereka berperan sebagai pelambat hasil atau perugi bagi orang lain.
Terimalah ini dengan ikhlas di hatimu yang baik, bahwa
Semakin besar perbedaan yang bisa kau sebabkan karena kehadiranmu, akan semakin bernilai engkau bagi orang lain.
Dan jika engkau memimpikan untuk menjadi bintang di antara bintang,
pastikanlah bahwa perbedaan yang kau sebabkan dalam kehadiranmu itu adalah perbedaan yang tidak bisa dibangun oleh orang lain.
Sekarang, aku tanyakan ini kepada hatimu yang lebih ramah,
Mulai hari ini, apakah engkau akan memastikan bahwa setiap jiwa yang bersentuhan denganmu akan menjadi jiwa yang mensyukuri pertemuan denganmu?
Sadarkah engkau bahwa jika orang merindukan kehadiranmu, sebetulnya engkau telah hadir di hati mereka?
Maka undangannya kepada kita, engkau dan aku,
Capailah keindahan yang membahagiakan pada semua yang bisa kau indahkan dalam dirimu,
agar engkau menjadi pengindah kehidupan semua saudaramu.
Maka selalu ingatlah, bahwa
Upaya adalah pembaik nasib, hanya jika upaya itu baik.
..............
tuh kaaan.... kereeen.... ngingetin lagi, ini notes dari Pak Mario Teguh lho, bukan gue. kalo gue mah, masih kecepetan sepuluh tahun buat bikin notes sesuper ini. hahahaha..
dan entah mengapa, gue agak tertohok setelah membaca notes ini. upaya yang gue lakukan selama ini sudah termasuk upaya yang baik belum ya?? tapi.. mudah-mudahan aja, upaya apapun yang gue lakukan dulu, kini, dan nanti, semuanya termasuk ke dalam upaya yang baik. amin :)
Tuesday, March 23, 2010
suatu hari di malam yang gelap
cerita apa yaaa??
oh.. tadi gue abis dari laundry, sambil bergelap-gelapan karena mati lampu melanda sigura-gura dan sekitarnya. nemenin sepupu ceritanya. niatnya cuma mau naro laundrian, terus langsung cabut seperti biasa.. eh, kok ya malah melihat sesuatu yang cukup mengerikan..
pertama dateng, gue ngeliat ada bapak-bapak sama ibu-ibu lagi ngomong sama si mbak-mbak laundry. karena si mbak-mbak sendirian aja, sepupu gue ngalah dung. gue sama dia akhirnya mutusin buat nunggu sebentar di depan teras..
awalnya gue biasa aja.. wajar sih, si ibu sama bapak itu marah gara-gara cuciannya belom selesai. (gue dulu juga pernah ngalamin hal itu, dan emang bikin gondok) tapi lama-lama, gue kaget ngedenger si ibu itu suaranya makin tinggi. sampe akhirnya dia teriak ngancam manggil polisi. bisa bayangin perasaan si mbak-mbak yang sendirian itu? dan si bapak cuma memerparah keadaan. dan gue? gak bisa ngapa-ngapain. gue kabur. yah, gue gak tau harus ngapain. gue milih nyingkir, walaupun batin gue bilang, kasihan mbaknya, dikeroyok.
gue dan sepupu gue pindah ke rental komik gak jauh dari situ. dan waktu akhirnya dua tamu istimewa tadi gak di tempat laundry lagi, sepupu gue balik ke sana, naro cucian. kata dia, mbak-mbaknya abis nangis.. sabar ya mbaaak... dijadikan pelajaran aja yaa.. ambil hikmahnya aja mbak..
dan sebenernya masih heran juga gue. gue gak tau juga sih, seberapa penting cucian itu buat si ibu-ibu dan bapak-bapak tadi. tapi mbok jangan sampe bikin nangis orang kan bisa.. sampe nuduh nyuri segala.. udah untung ada yang mau nyuciin kan? bayangin kalo gak ada yang namanya jasa laundry di dunia ini. siapa yang mau nyuciin baju-baju sampean kalo pembantu pulang? gue emang masih anak bawang sih, gak tahu persis bagaimana memanajemen marah dengan baik dan benar. (walaupun baruu aja, tadi pagi sempet ngeliat Bu As ngebawain materi itu) cuma, menurut gue, ibu-ibu dan bapak-bapak tadi ada utang bilang maaf sama si mbak-mbak itu. dan, apalah susahnya mengerem sedikit kata-kata yang terlontar dari mulut kita ini? setidaknya agar tidak lebih banyak yang terluka. karena seperti kata biksu yang muncul di salah satu manga Detective Conan, "kata-kata adalah pedang."
Thursday, March 18, 2010
sedikit catatan pagi
yeaaaah.. morgen everybody.. gue lagi seneng nih, finally spirit gue kembali. hahaha
setelah beberapa hari terombang-ambing dengan perasaan luar biasa gueje, *atau lebih tepat dibilang labil? hm..* mulai dari bete all the time, gampang mellow, khawatir berlebihan, dan emosi-emosi lebay lainnya.. akhirnya gue bisa bernapas lega.
tiba-tiba aja, gue merasa lega. lega dari apa? entah. gue juga gak tahu..
apa semua gara-gara pengaruh hormonal? embuh juga.
apa karena 'sesuatu' yang cukup memecah konsentrasi gue belakangan ini yaa? hahaha.. tau deh. tapi.. yaa.. iya sih. cukup membantu gue keluar dari 'zero zone' gue lah. hahahaha..
ya sudah lah. pokoknya itu. pokoknya gue udah balik kaya semula! hurray! gue kembali siap menghadapi hari-hari dengan semanggi!! hohohoho
ps: dan semoga penyakit aneh gue ini gak kambuh lagi. hehehehe