Thursday, April 15, 2010

special day

Gue baru tambah umur lho.. Hahahaha...

Gue seneng, lagi-lagi dapet doa dari orang-orang yang gue sayangi.. Bener-bener kado yang gue nantikan tiap gue ulang tahun. Semogaaaa semua doa itu terkabul. Amiiin.... Hehehe :))

Gue dapet pelajaran berharga banget setelah bertukar pikiran dengan seseorang.. Sesuatu yang membuat gue lebih bangkit dan bersemangat.. :)

Gue juga dapet "sesuatu yang baik" dari keluarga gue. Malem-malem Papa nelpon gue. Dia pamer lagi makan di pizza hut, rame-rame sekeluarga, dalam rangka gue ulang tahun. Harusnya gue kesel sih. Lha katanya ngerayain ultah gue, tapi yang ultah kok malah gak ikutan? Aneh-aneh aja deh.. Cuma entah kenapa, gue seneeeng banget, denger suara Papa dan yang lainnya ketawa-ketawa. Hahaa.. Beda banget sama waktu beberapa waktu lalu, dimana bawaan gue pengen nangis kalo lagi telpon-telponan sama Papa Mama.. Syukur alhamdulillah buat semuanya :)

Overall, makasiii semuanya yang udah membuat hari spesial gue makin indah.. Makasii buat yang udah inget hari spesial gue dan ikut memanjatkan doanya buat gue.. Makasii buat yang udah repot-repot ngucapin tengah malem. hehe.. I love u all rek ;) Dan tentunya, Terimakasih Allah, sudah memberi hamba kesempatan untuk sejenak merayakan hari lahir hamba yang ke delapan belas tahun ini.. Terimakasih yaaa.. atas segala nikmat yang Engkau berikan untuk hamba selama ini.. I love U :))

Tuesday, April 13, 2010

fokus pokus!

UTS UTS! Hmm.. Tiga hari ini stop dulu segala macam kegiatan kampusnya (baca: rapat :p)


Sebenernya gak ada yang spesial sih, sama ujian yang gue jalanin sekarang. Tempatnya? Masih di GM. Soalnya? Masih berbentuk pilihan ganda (dan amit-amit kalo sampe ada ujian esai lagi kaya bioetik dulu. haha) Belajarnya? Masih gak jauh beda, sistem-kebut-semalem.. Cuma karena UTS sekarang ini masuknya jam satu siang, jadwal belajar gue (baca: baca slide dan soal) bergeser jadi pagi-pagi (nambah males ae wes :p)


Paling, yang bikin beda sama ujian-ujian yang dulu.. Pikiran gue mulai cukup banyak bercabang. Sepertinya belakangan ini gue agak susah buat fokus.. Kemarin, pas lagi mencoba mengerti slide muskuloskeletal, satu sms masuk ke inbox. Gue baca, dan konsentrasi gue buyar. Gue langsung mikirin Follow Up yang masih nol banget tapi April nanti mesti jalan acaranya.. Huuh.. Mbencekno.. Jadi nyesel kenapa gak sebelum ujian gue selesaiin bentuk panitia. Tapi untungnya deadline masih nanti waktu UTS selesai. Oke.. Gue mencoba kembali ke slide.. Gak lama, Mensos sms, ngingetin buat nyebar kotak rekening sosial. Good! Gue jadi inget kalau minggu kemarin belum ngumpulin dana sosial dari PD 2007. Mana gue pejenya lagii.. Tapi untungnya Mensosku yang baik hati memberi kelonggaran.. Harusnya sih, abis itu gue bisa kembali fokus dengan slide yang ada di depan mata, tapi eh tapi.. Kok ya gue malah keinget-inget sama Desa Binaan dan Sekolah Mawapres???


Waaaaaaaa.... Kacau sudah belajar gue malam itu. Akhirnya, yang malam itu gue pikirin, bukan rehabilitasi medik atau trauma spinal, tapi: RAPAT SEHABIS UTS! Phew.. Dasar dodol -.-

Wednesday, April 7, 2010

sedikit catatan super :)

ayeeey...^^ internetnya lagi lancar nih (numpang internetan gratis di kampus ceritanya :p) jadi pengen nengok blog sebentar.. hohoho.. terus jadi inget deh, gue punya catetan keren dari Pak Mario Teguh, copast dari fb. silakan dibaca-baca.. hehe

Mario Teguh Super Note
UPAYA ADALAH PEMBAIK NASIB, HANYA JIKA UPAYA ITU BAIK.
..............
Adikku,
yang dititipkan oleh ibumu kepada ibuku,
agar aku melebihkan kasih ku kepada mu,

Berbunga hatiku saat aku melihat mu mengangguk khusuk dan haru, saat aku simpulkan untuk mu, bahwa

Upaya adalah pengubah nasib,

sehingga upayamu adalah pengubah nasibmu.

Lalu engkau bertanya-tanya dan meminta ku menjelaskan,
mengapakah jika upaya adalah pengubah nasib,
Tuhan belum memperbaiki nasibmu melalui semua upaya penuh penderitaan yang sekarang sedang kau tapaki?

Wahai hati yang bertanya,

Ketahuilah ini dan jadikanlah penuntun bagi pilihan upayamu, bahwa

Upaya adalah pembaik nasib, hanya jika upaya itu baik.

Sehingga jangan engkau sebut pekerjaanmu itu upaya yang akan memperbaiki nasibmu,
jika dalam mengerjakannya engkau berlaku tidak adil kepada yang membayarmu,
tidak tulus kepada pelangganmu, dan tidak jujur kepada keluargamu.

Engkau memang tetap bisa hadir tanpa harus menjadi keuntungan bagi orang lain,
tetapi jika kehadiranmu tidak menyebabkan perbedaan yang berarti, untuk apakah engkau hadir?

Maka mulai hari ini tetapkanlah dirimu untuk hadir sebagai keuntungan bagi orang lain.

Adikku yang jernih pikirannya, dan yang bening hatinya,

Janganlah engkau tiru perilaku dari mereka yang lebih disyukuri ketidak-hadirannya,
karena mereka berperan sebagai pelambat hasil atau perugi bagi orang lain.

Terimalah ini dengan ikhlas di hatimu yang baik, bahwa

Semakin besar perbedaan yang bisa kau sebabkan karena kehadiranmu, akan semakin bernilai engkau bagi orang lain.

Dan jika engkau memimpikan untuk menjadi bintang di antara bintang,
pastikanlah bahwa perbedaan yang kau sebabkan dalam kehadiranmu itu adalah perbedaan yang tidak bisa dibangun oleh orang lain.

Sekarang, aku tanyakan ini kepada hatimu yang lebih ramah,

Mulai hari ini, apakah engkau akan memastikan bahwa setiap jiwa yang bersentuhan denganmu akan menjadi jiwa yang mensyukuri pertemuan denganmu?

Sadarkah engkau bahwa jika orang merindukan kehadiranmu, sebetulnya engkau telah hadir di hati mereka?

Maka undangannya kepada kita, engkau dan aku,

Capailah keindahan yang membahagiakan pada semua yang bisa kau indahkan dalam dirimu,
agar engkau menjadi pengindah kehidupan semua saudaramu.

Maka selalu ingatlah, bahwa

Upaya adalah pembaik nasib, hanya jika upaya itu baik.
..............

tuh kaaan.... kereeen.... ngingetin lagi, ini notes dari Pak Mario Teguh lho, bukan gue. kalo gue mah, masih kecepetan sepuluh tahun buat bikin notes sesuper ini. hahahaha..

dan entah mengapa, gue agak tertohok setelah membaca notes ini. upaya yang gue lakukan selama ini sudah termasuk upaya yang baik belum ya?? tapi.. mudah-mudahan aja, upaya apapun yang gue lakukan dulu, kini, dan nanti, semuanya termasuk ke dalam upaya yang baik. amin :)