Thursday, February 17, 2011

Pengalaman Singkat Nemenin Anak Teknik

Hai dunia.. Honestly, sekarang saya lagi suntuk. Nafas saya entah mengapa masih megap-megap, muka saya masih kusam, badan saya masih pegal-pegal, dan yang paling parah, entah mengapa lagi, perasaan saya masih tidak karuan. Padahal, sampai malam kemarin, saya cukup yakin endorfin yang ada dalam tubuh saya sedang luap-luapnya. Secara saya ketawa-ketawa sendiri kaya orang bego waktu SMSan sama pacar. Haha.. Yah, mungkin saya hanya capek. Karena kebetulan, tiga hari kemarin saya baru melanglang buana ke Poncokusumo. *oke, jangan protes dengan pemilihan diksi saya kali ini. :p

Capek sih emang, tapi saya tidak memungkiri kalau semua itu menyenangkan. Hahaha.. Benar-benar satu pengalaman baru yang jarang-jarang bisa saya temui. Nah, mungkin untuk menghibur diri sendiri, saya ingin bercerita sedikit tentang pengalaman saya menjadi tim kesehatan untuk KKM Fakultas Teknik Universitas Brawijaya di sebuah desa (lupa namanya :p) di Kecamatan Poncokusumo.

Namanya KKM. Kepanjangannya, saya lupa. Hehe.. Intinya, acara itu masih merupakan rangkaian Probinmaba (Program Pembinaan Mahasiswa Baru) di Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. Saya menganalogikannya dengan Pengmas di FKUB. Heheehe.. Well, untuk detail acaranya, saya tidak akan berbicara banyak, maklum tidak terlalu mengerti. Hehehe..

Sebentar, saya ganti gaya bahasa dulu ya. Bosen juga lama-lama ngomong pake 'saya', kaya pembaca berita aja ntar, kelewat formal. Hahaha..

Oke, lanjut, jadi, ceritanya, Lakesma dimintai bantuan untuk menjadi tim kesehatan di acara tersebut, dari tanggal 12-17 Februaru 2011, ikut membantu panitia divisi kesehatan menjaga adek-adek yang ber-tujuh-ratus-an turun ke desa. Hoho.. Dan lagi-lagi, gue jadi PJ untuk mengumpulkan teman-teman Lakesma yang berminat gabung jadi timkes. Awalnya, gue lega, ternyata cukup banyak yang berminat. Tapi, berhubung ada perubahan yang mendadak, teman-teman mundur satu-persatu. Akhirnya, dari belasan teman-teman Lakesma yang berminat, hanya sembilan orang yang akhirnya maju, menjadi timkes yang dibagi menjadi dua shift. Hehe.. Dan saya, eh gue (dengan sedikit tidak tahu diri), memutuskan untuk join di shift pertama. Bersama Irene, Sendy, Yessa, dan Zen, berangkatlah kami ke bumi Poncokusumo. Hahaha..

Gue yang awalnya menyangka akan diantar mobil ke TKP harus agak kaget mendengar kenyataan bahwa transportasi yang disediakan oleh panitia ternyata truk tentara, dan kami harus berbaur dengan maba. Hahaha.. Okai laah, nggak apa-apa. Udah sering juga naik truk kaya begitu. Salah gue juga sih, over ekspektasi. *bentar, apanya ekspektoran yak itu ekspektasi? :p Weew, oke laah maksud gue, salah gue juga sih, terlalu banyak berharap. Haha.. Nah, sampai di desa, kami beristirahat dulu di balai desa. Sembari berteduh karena ternyata di sana hujan deras!

"Bawa ponco nggak Mbak?" tanya si kordi kesehatan waktu itu ke gue.

"Waaah.. Nggak Mas. Kelupaan," jawab gue sambil ketawa bloon. Langsung si kordi kelihatan merasa bersalah. Apalagi waktu tahu ternyata kita berlima nggak ada yang bawa ponco. Kedodolan berjamaah.

"Tenang aja, Mas. Kalo kita mah udah biasa. Ini juga tinggal mbalik jaket aja kok," ujar gue sedikit menyombongkan jaket Lakesma yang baliknya berbahan parasut (atau apa lah itu namanya). Padahal ya, nggak begitu ngefek juga sih. Tetep aja basah ngerembes ke lapisan yang dalam kalau kena ujan. Hahaha..

Akhirnya, setelah selesai urusan ponco-memonco (dengan ending anak-anak Lakesma nekat nerobos ujan), berangkat juga kami menuju camp. Dan di sini gue lagi-lagi kaget. Ya, karena dengan dodolnya gue nggak nyangka kalau perjalanan ke camp itu, sekitar 30 menit jalan kaki dari balai desa. Toeeeeeng.. Well, gue pribadi cukup panik karenanya. Satu, hujan nya bukan nambah reda tapi malah nambah deres. Dua, jalan kaki setengah jam (bahkan lebih, gue yakin) ujan-ujanan? You must be kidding.. Tiga, hari itu gue lagi hari pertama (you know laah what I mean :p), kebayang nggak sih risihnya lagi begitu terus ujan-ujanan? Hahaha.. Tapi..

"Gue pasti bisa! Begitu doang mah ceteeek. Gengsi dong sama temen-temen teknik yang udah bolak-balik lewat jalan kaya begitu. Panitia loh bahkan 2 bulanan mondar-mandir lewat itu jalan, sambil ujan-ujan pula katanya. Masa gue nggak bisa? Semaangaaat! Tinggal lewat aja looh. Terus nyampe camp deh.. Ujan mah bukan halangan!!"

Iya, begitulah Saudara-saudara.. Si dodol ini pun hanya bisa menyemangati diri sendiri, membuat sugesti dalam hati. Dan tidak bisa berbuat banyak tentunya, selain mengikuti panitia (yang sebelumnya saling berkoordinasi satu sama lain dengan mbulet) menuju tempat yang dimaksud. Yah, fyi, setelah berkali-kali merubah rencana, akhirnya ditetapkan bahwa kami stand by di beberapa pos yang akan dilalui maba selama hiking.. Oh, hiking ini maksudnya jalan kaki 30 menitan ke camp itu, Saudara-saudara.. Dan lagi-lagi, si dodol ini dengan ajaibnya tidak menyangka jika.. hiking (yang dimaksud).. bukanlah.. jalan-jalan santai seperti waktu survey Diklat Lakesma di Coban Rondo....

Iya, bukan.. -_-
Apalagi, waktu survey diklat dulu gue cuma kebagian jaga tenda sama ikut jalan-jalan sedikit. Itu pun nggak ikut tracking yang buat jalur tandu.. Dan gue menyangka kalau hiking nya KKM itu, nggak jauh beda sama pengalaman survey gue yang.. begitulah.. Dan, keputusan gue untuk nyendal (pakai sandal Crocs yang kegedean pula) bukanlah keputusan yang tepat. Ya, sangat tidak tepat kecuali kamu yang tidak ingin membiarkan kaki terbungkus ketat oleh sepatu basah..

Oke, bijim.. Tuh kan, bener deh, suntuk gue udah lumayan ilang ngebayangin kedodolan-kedodolan waktu KKM kemaren. Hahahaha.. Ini aja belum semua gue bongkar. :pp

Btw gue istirahat dulu yak. Ntar gue lanjutin lagi deh ceritanya. Gue pengennya sih nyeritain sampe selesai. Tapi apa daya, punggung gue udah kambuh lagi ini linu-linu nya. Sindroma abis ngetik banyak, biasaa.. Hahaha.. Soo, buat yang masih penasaran, stay tuned yap! :D

Thursday, January 27, 2011

Superman

Sebenernya, lagu ini gak terlalu favorit dibandingkan lagu-lagu lain di playlist gue. Cuma, entah lah belakangan kepikiran sama arti liriknya. Suka ajaa. Mengingatkan kalau setiap orang pasti punya kelebihan dan kekurangan. Nggak ada yang sempurna. Dan sepertinya nggak baik juga mengharapkan ada sesuatu yang sempurna, selain Dia.. :-) Beside, lagunya emang enak banget didengerin looh.. Hehe..

Superman - Five For Fighting 

I can’t stand to fly
I’m not that naive
I’m just out to find
The better part of me

I’m more than a bird
I’m more than a plane
More than some pretty face beside a train
It’s not easy to be me

Wish that I could cry
Fall upon my knees
Find a way to lie
About a home I’ll never see

It may sound absurd
but don’t be naive
Even heroes have the right to bleed
I may be disturbed
but won’t you concede
Even heroes have the right to dream
It’s not easy to be me

Up, up and away... away from me
It’s all right... you can all sleep sound tonight
I’m not crazy... or anything...

I can’t stand to fly
I’m not that naive
Men weren’t meant to ride
With clouds between their knees

I’m only a man in a silly red sheet
Digging for kryptonite on this one way street
Only a man in a funny red sheet
Looking for special things inside of me
Inside of me
Inside me
Yeah, inside me
Inside of me

I’m only a man
In a funny red sheet
I’m only a man
Looking for a dream

I’m only a man
In a funny red sheet
And it’s not easy, hmmm, hmmm, hmmm...

It's not easy to be me

Friday, January 21, 2011

abis raker

Haaaah.. Ternyata, gue bukan orang yang gampang ikhlas ya. Di saat teman-teman lain dengan mudah berkata, "Udah, nggak apa-apa," sambil tersenyum, gue cuma bisa diem. Udah diem, cemberut pula. Kalau senyum, cuma selintas dengan mata yang tetap sinis. Waktu ditanya jawabnya, "Tunggu satu hari, abis itu paling gak apa-apa.." Haha.. See? Di saat yang lain udah rela, kenapa ya, gue masih aja berasa berat. Gak sebegitunya padahal. Bahkan gue jadi emosional banget, pake sesenggukan segala di toilet. Haiish..

Cuma yaa, berat juga rasanya, sesuatu yang pernah membuat gue bangga setengah mati, ternyata sekarang malah bikin gue bersedih hati.. Rasanya kaya, hm.. Disuruh minum obat yang pahit banget, terus rasanya belum ilang-ilang.. Haha.. Entahlah, harusnya gue gak sesedih itu, tapi tetep aja, gue sedih. Rasanya malah lebih nggak enak daripada perasaan waktu STJ PMR atau RAT Lakesma kemaren.. Hahahaha.. Gak tau juga nih kenapa. Apa pengaruh hormonal ya? Gak tau juga lah..

Yah, tapi mudah-mudahan aja rasa nggak enak ini segera hilang. Gue harus bisa lebih dewasa ni, menenangkan si ego dan emosi yang lagi bergejolak. Hehe.. And the point is, we already had a deal, and it'll be okay.. Amin.. :-)