Saturday, July 31, 2010

posting gak penting

Huaaaaah.. Udah hampir tengah malem, tapi masih belom pengen tidur.. Hm.. Entah kenapa jadi pengen nulis nih. Haha.. Kebetulan gue lagi liburan juga nih. Lagi menghabiskan waktu di Jakarta sama orang-orang rumah (baca: keluarga gue). Hehe.. Hooliidaaay :D Makanya jadi menggeje gini deh gue. Bawaan nya leyeh-leyeh sambil buka internet melulu. Paling banter kalo gak gitu ya makan, tidur, nonton TV, atau bercanda sama adek. Haha..

By the way, gue barusan sepertinya nyasar ke web yang salah.. Hm.. Gue jadi ngebaca tulisan orang-orang (yang menurut gue) sinting dan gak penting deh. Orang-orang yang kebanyakan mikir dan pas nulis lagi emosi. Haduuh.. Menyesal nih jadinya. Tapi entah kenapa jadi kepikiran juga.. Soalnya tulisan itu menyangkut agama gue juga sih. Dan sayangnya, in a bad way. Hmmmph.. Gue jadi emosi deh bawaannya. Awalnya sih berusaha buat bertahan, and stay calm. Tapi sepertinya gue belum bisa (dan masih jauh) untuk bisa bersikap semulia, sesabar, dan seikhlas Nabi Muhammad S.A.W. So, gue gak bisa lama-lama bersabar baca itu artikel yang entah mengapa isinya pembodohan semua.. Astaghfirullah..

Udah ah. Gak usah bahas artikel dodol itu. Sebenernya sih, yang gue heran, kok ada yaa, orang yang pikiran nya se-negatif itu.. Hm.. Yang sampai-sampai kelihatan banget rasa bencinya. Mending kalo benci doang, ini juga pake merendahkan dan menghina lagi.. *sabaar sabaar.. Kenapa sih harus sampai di tahap merendahkan dan menghina? Itu kan cuma nyulut api namanya, gak menyelesaikan masalah. Cuma bikin orang lain gak enak hati dan terluka, dan juga bisa menimbulkan marah. Terus kalau yang direndahkan itu membalas? Kan jadinya kaya lingkaran setan aja tuh.. Terus aja saling membenci dan menghina. Gak selesai-selesai masalahnya.

Menurut gue sih, inti semua ini adalah perbedaan. Perbedaan (kesenjangan) sosial, perbedaan agama, perbedaan idealisme, perbedaan kepentingan, perbedaan pendapat, perbedaan sudut pandang. Bukan karena itu, manusia jadi saling tidak suka, saling marah, saling benci, saling hina, dan ujungnya saling menyakiti? Contohlah di artikel dodol yang gue baca tadi. Cukup dengan perbedaan agama, perbedaan pendapat, dan perbedaan sudut pandang, artikel itu bisa menjadi sangat jahat (dari sudut pandang seorang gue). Oh, dan mungkin satu lagi yang memengaruhi, ego. Ego yang mempertahankan keyakinan bahwa dirinya lah yang paling benar.

Nah, kalau udah begitu sebenernya kan tinggal menahan ego. Menahan ego, dan menerima perbedaan tersebut dengan lapang dada dan seobjektif mungkin. Melihat sesuatu dari berbagai sisi, dengan sebelumnya menyamakan 'kacamata' yang kita pakai dengan orang lain. Masa kalah sama anak kelas 1 SD yang belajar tentang toleransi? Hahahaha.. Malu lah sedikit.. Dan kenapa sih gak berpikiran untuk mengalah? Seorang bijak pernah berkata, mengalah itu bukan berarti kalah lho. Haha.. Gak perlu lah, saling ngotot begitu kalau ujung-ujungnya menyakiti satu sama lain.. Apalagi kalau sudah berbicara keyakinan atau agama. Bahkan Allah pun telah berfirman, "Bagiku agamaku, bagimu agamamu." Tuh, di Al-Quran aja ada.. Gue jadi gak abis pikir sama orang-orang gak punya kerjaan kaya orang yang nulis artikel dodol tadi. Hmmph..

Tapi yaaa.. Kembali lagi semua itu teori. Dan sepertinya gue juga harus memandang dunia ini lebih luas lagi. Gue gak bisa juga menyangkal kenyataan, bahwa di dunia ini ada begitu banyak manusia yang berbeda. Yah, kita semua diciptakan unik, sangat unik. Dengan perpaduan sifat yang juga luar biasa unik. Ada yang jahat, ada yang baik, ada yang sedang jahat, ada yang sedang baik, ada yang punya sisi jahat, ada yang punya sisi baik, etc etc.. Semua itu abu-abu, tiap manusia pasti punya sisi malaikat dan sisi setan masing-masing.. Tinggal kita yang memilih, mau dibawa kemana? Dipertanggungjawabkan seperti apakah kelak? Yang mengurusinya pun sudah ada.. Dan itu bukan wewenang gue. Tugas gue adalah menerima kenyataan itu, dan berusaha sebaik mungkin untuk menjadi orang baik. Gue alergi sih, sama hal-hal yang berbau 'jahat' :p Gue milih jadi orang baik aja deh. Hehehe.. Mohon doanya yaa :)

Hm.. Tapi.. Dipikir-pikir gue nulis 'posting gak penting' ini juga dalam keadaan emosi sih. Jadi yaa harap maklum dengan isinya. Maaf kalau geje dan ada yang tersinggung.. Kalau kedengeran sotoi banget juga harap maklum yaa :D Cuma sekadar mengeluarkan uneg-uneg biar lebih sreg. Ahahahaha.. Dan akhir kata, semoga aja tulisan ini bisa bermanfaat walau sedikit (dan agak tidak mungkin, hehe). Amin :)

No comments: