Saya sih orangnya kaku, saklek, kata mama saya. Jadi, kalau menurut saya tidak jujur, ya sudah tidak jujur. Kalau menurut saya tidak amanah, ya sudah tidak amanah. Alasannya apa, itu urusan paling belakang. Yang pertama itu, masalah prinsip menurut saya. Saya juga punya kebiasaan yang agak aneh. Saya cenderung nggak suka sama yang namanya ketidakadilan. Dan tidak adil versi saya ini, biasanya lebih ekstrim definisinya. Haha.. Bilang lah di saat ada dua orang sedang bertarung, dan satu orang tersebut diserang dengan segala kejelekan yang ia punya, tapi yang satunya tidak. Saya pasti kesal. Harusnya kan sama-sama diserang. Begitupun jika hanya satu yang diangkat-angkat dan dipuja-puja, saya juga kesal. Kenapa tidak mengangkat kebaikan yang satu lagi? Saya ini memegang prinsip, sebaik-baiknya orang baik, pasti ada busuknya juga, dan sebusuk-busuknya orang jahat, pasti ada baiknya juga. Makanya, saya juga suka kesal kalau ada orang nyinyir-nyinyiran yang lebay. Emang dia Tuhan yang tahu segalanya? Bahkan segala informasi yang tersaji di depan kita saja, belum tentu itu fakta. Kita bisa tahu dari mana itu benar atau tidak? Bahkan opini yang dikatakan berulang-ulang dan (hanya) dipercayai banyak orang saja bisa kita anggap fakta. Saya suka nggak nyambung deh sama logika orang kebanyakan. Akhir-akhir ini buka sosmed, bukan terhibur, malah tambah gerah aja. Haha.. Tapi ini apa sayanya yang berlebihan apa gimana yaa.. Hahaha
No comments:
Post a Comment