Thursday, May 14, 2015

untitled

Kenapa ya, manusia itu punya sisi unik, "eman"an. Maksud gue, dalam merayakan sesuatu gitu. Bilanglah, ngerayain ultah ke 17. Sekali seumur hidup, eman kalau gak keren ngerayainnya. Sumpah dokter, sekali seumur hidup, eman kalau nggak bagus kebayanya, kalau nggak kelihatan cantik, kalau nggak foto di studio. Atau nikahan. Sekali seumur hidup, harus mewah dong. Warna kebaya harus cetar, gedung yang bagus, makanan harus enak. Gak, gak mewah kok. Cuma harus bagus aja. Tapi di jaman begini mah, bagus itu, nggak dapet 50 juta. Karena sekali seumur hidup yaa, mau nikah harus super kaya dulu? Hmm.. Jd kepikiran sama orang2 yg bilang lah hidupnya rata2 ke bawah. Apa kepikiran, saya nikahnya nanti dulu, kalau punya uang ratusan juta. Atau simply, ya udah ayo nikah. Yang penting kan kamu sama saya sudah sah.. Hmm.. Wondering and wondering.. Di saat mau yang banyak itu ada, karena embel-embel sekali seumur hidup, pasti lah, biaya yang diperlukan makin besar. Kalau pas memang ada biayanya, gak masalah lah ya. Tapi kalau pas nggal ada? Apa akan jatuhnya jadi memaksakan ada, karena sekali seumur hidup? Atau mungkin karena hampir semua orang akan melakukan demikian? Akan worthed kah? Hmm.. Manusia itu unik.

No comments: