Tanpa tahu pasti
Apa yang akan menyambut di depan nanti
Gamang,
tapi dirimu terus meyakinkan diri
"Semua adalah yang aku ingin,"
begitu bisikmu lirih, untuk dirimu sendiri
Entah berusaha menipu,
atau memang berusaha menjadi kuat
Suara tangis yang melengking
Membuatmu tertegun cukup lama
"Apa benar aku akan bisa?"
Pertanyaan penuh keraguan mendadak muncul di sudut hati
"Bagaimana jika...?"
Semua skenario buruk menampakkan diri, kamu terus bertanya
Takut,
mulai kamu rasa
Namun bagaimana, mundur tak kuasa
Tangisan itu makin nyata
Kamu harus menghadapinya
Lalu kamu pun menghadapinya
Kedua tangan dan kaki mungil, sangat kecil
Pipi kemerahan dan mata yang tertutup
Hangat
Dan kehangatan itu memancar,
membuat dirimu juga menjadi hangat
Menghilangkan segala ragu dan takutmu,
menggantikannya menjadi perasaan bahagia
dan haru
Perjuanganmu nyata, walau masih harus panjang berjalannya
Kamu banggu, dan itu tidak apa
Pertarunganmu sebagian sudah selesai
Rasa nyeri yang tersisa samar,
air mata yang membekas menggenang,
semua itu tidak apa
Karena akhirnya kamu sampai di sini
Dengan penuh sadar dan bahagia,
Dengan penuh sadar dan bahagia,
juga pantas dirayakan,
kamu (sudah) menjadi ibu
No comments:
Post a Comment