Sunday, May 17, 2015

butek

Butek. Rasanya banyaaaaaak banget yg mau gue ungkapin, gue ceritain, gue pengen. Tapi entah lah, kenapa rasanya takut. Takut gak ada yang dengerin, atau peduli. Takut ujung-ujungnya gue malah bikin tambah masalah..

Once, seseorang pernah bilang, jangan takut. Kita hadapin bareng, bisa. Tapi sekarang, kata-kata itu rasanya hilang. Perasaan takut gue makin membuncah, gak tau kenapa. Takut pun, karena sesuatu yang belum pasti. Takut karena spekulasi. Takut akan perkiraan-perkiraan yang entah lah, muncul lagi..

Beda. Beda nya jauh banget.. Jadi takut, suatu saat gue bisa jadi nyakitin orang lain. Gimana caranya ya biar bisa enak semuanya? Tanpa perlu debat sana debat sini gitu. Tanpa perlu akhirnya, jatuhnya, gue jadi harus milih.. Gue gak mau..:'(

How can I, win everyone's heart? Even I have to suffer, I think it's okay. As long as I can make them happy. My happiness doesn't matter, it's alright. I think I can deal with that..
:(

Thursday, May 14, 2015

untitled

Kenapa ya, manusia itu punya sisi unik, "eman"an. Maksud gue, dalam merayakan sesuatu gitu. Bilanglah, ngerayain ultah ke 17. Sekali seumur hidup, eman kalau gak keren ngerayainnya. Sumpah dokter, sekali seumur hidup, eman kalau nggak bagus kebayanya, kalau nggak kelihatan cantik, kalau nggak foto di studio. Atau nikahan. Sekali seumur hidup, harus mewah dong. Warna kebaya harus cetar, gedung yang bagus, makanan harus enak. Gak, gak mewah kok. Cuma harus bagus aja. Tapi di jaman begini mah, bagus itu, nggak dapet 50 juta. Karena sekali seumur hidup yaa, mau nikah harus super kaya dulu? Hmm.. Jd kepikiran sama orang2 yg bilang lah hidupnya rata2 ke bawah. Apa kepikiran, saya nikahnya nanti dulu, kalau punya uang ratusan juta. Atau simply, ya udah ayo nikah. Yang penting kan kamu sama saya sudah sah.. Hmm.. Wondering and wondering.. Di saat mau yang banyak itu ada, karena embel-embel sekali seumur hidup, pasti lah, biaya yang diperlukan makin besar. Kalau pas memang ada biayanya, gak masalah lah ya. Tapi kalau pas nggal ada? Apa akan jatuhnya jadi memaksakan ada, karena sekali seumur hidup? Atau mungkin karena hampir semua orang akan melakukan demikian? Akan worthed kah? Hmm.. Manusia itu unik.

Wednesday, May 6, 2015

Selentingan..

Suka heran sama orang yang memilih bunuh diri, sementara saya di sini bertemu baaaaanyaaaak orang sakit yang sangat berharap dirinya bisa kembali sehat wal'afiat. Gagal paham..

Ps: Turut berduka cita kepada keluarga Bapak Je.. Semoga amal ibadah Almarhum diterima di sisi-Nya. Amin..