Thursday, June 12, 2014

Nite All...

Nite all.. Phew. Jujur, gue lagi galau. Wahaha.. Sebabnya? Banyak hal sih. Mungkin bisa dibilang post graduate syndrome kali ye.. Apalagi barusan diajak menggalau juga sama seorang sahabat. Hihi.. Dan bawaan gue kalau galau itu, jadinya pengen nyerocos panjang lebar, mengomentari sesuatu. Hm, sebenernya pengen deh ngeluarin sumpah serapah eh maap, komentar dan opinin maksudnya, terkait pilpres 2014 ini. Udah mendem sih dari tadi pagi. Apalagi, gue sering banget memantau lini masa, yang isinya seringkali nyebelin. Haha.. Tapi, jangan ngomongin itu dah. Ntar ada yang serius gitu bacanya (haha siapa jugaa yang bakal baca :p) ribet deh. Mari kita bicarakan yang masih fresh ada di pikiran gue aja, sinetron. Ralat, sinetron religi. Haha..

Jadi ceritanya, entah sejak kapan, keluarga gue (baca: mama, papa, adek paling kecil) suka sama salah satu sinetron yang tayangnya jam-jam segini ini. Kayanya sih udah lama tayang itu sinetron, dari bulan puasa kemaren paling yak, haha.. Dengan judul yang bisa dibilang bersaing dengan sinetron di stasiun tv tetangganya. Kita sebut saja sinetron itu M. Haha.. Di awal tadi gue bilang, 'M' ini adalah sinetron religi. Kenapa? Penilaian gamblang gue aja sih sebenernya. Pertama, dari judul yang bawa-bawa bau ibadah haji. Kedua, banyak ustad di dalamnya, yang dialognya ya dialog ustad. Ketiga, pemeran cewek mostly berkerudung. Hehe.. Mungkin di awal-awal, pas yaa jika dibilang ini sinetron religi. Tapi makin ke sini, entah kenapa, makin ngaco aja itu sinetron. Nuansa agama nya semakin hilang aja menurut gue, dan jalan cerita pun melenceng jauh dari judul utama. Sekarang malah banyak banget dagelan di sinetron 'M' itu. Sinetron komedi, lebih tepat rasanya. Mungkin memang pasar lebih suka yang lucu-lucu ya.. Tapi seenggaknya, yang buat lucu-lucuan itu, dibuat lebih benar dong. Abis, banyak banget printilan-printilan yang bikin saya ngebatin, "ah salah tuh" atau "ya kali orang bisa kaya gitu". Dari episode yang malam ini aja nih (yang masih tayang dan lagi ditonton sama adek gue di depan), ada beberapa yang bikin gue geleng-geleng. Terutama yang tentang printilan medisnya nih. Masa ada gitu, pasien luka bakar sekujur tubuh, dengan perban di semua badannya, dia kabur dari rumah sakit, terus jalan-jalan keliling kampung, terus nyungsep di tong sampah dan sebelumnya nyebur ke empang, tapi, masih survive. Oke, dari awal aja, luka bakar di sekujur tubuh, yang bahkan bibirnya meleleh dan daerah genitalia juga terkena, itu prognosis buruk lho. Bisa menyebabkan kematian. Bisa karena trauma inhalasi, infeksi, ketidakseimbangan elektrolit, yang kalau dirawat di rumah sakit pun belum tentu pulih. Lha ini, uda berapa hari lewat, masih ada aja, masih bisa nulis apa yang dipikirin, gerak-gerak, tanpa pakai oksigen pula. Dan terus dia kabur dari rumah sakit, sempet jalan-jalan pula keliling kampung? Heeeeloooo.. Iya kali, bisa kabur dari rumah sakit gitu aja, dengan perbannya masih putih. Gak berdarah-darah itu pas cabut infus? Oke lah itu sekian dari printilan yang ada medisnya, yang cukup bikin gue, begitulah. Yang lain nih, ada gitu ya, orang nih, dia hidup, terus mati, terus hidup, terus mati, terus hidup lagi? Hidup lagi pun setelah ada anak kecil yang mendoakan, dan dia bangkit dari kuburnya. Oke lah, mungkin si yang punya cerita mau bicara tentang mukjizat, tapi yaa nggak gitu juga lah. Emang lampu jalan, mati hidup mati hidup berkali-kali gitu? Dan bahkan setelah dia hidup lagi, si orang itu masih berniat membalas dendam ke tetangga-tetangga yang nggak mau membantu pemakamannya saking kejamnya perlakuan orang itu semasa hidup. Itu cerita dia dikasih kesempatan hidup lagi yaa, setelah arwahnya nangis-nangis berdoa minta kesempatan. Speechless ada kaya begituan di sinetron ini. -.- Belum lagi, ada adegan cowok-cowok yang pergi ke kuburan si orang itu, berniat mau ngambil tali pocongnya, biar kaya. Itu cowok-cowok ceritanya beragama Islam lho, pakai baju koko sama peci, di beberapa adegan digambarin solat, rajin berdoa, ya kaliii ngomongin tali pocong biar kaya? Tolooong.. Keganggu beneran deh ngeliatnya. Dan masih banyaak lagi adegan-adegan atau perintilan-perintilan di 'M' ini yang menurut gue gak masuk akal. Sampai-sampai gue sama adek cowok gue bikin tagline buat ini sinetron, "beyond human's logic". Hahaha..

Haaah.. Sekian dulu lah sesi komen-komen-karena-galau ini. Berharap ada manfaatnya sih, siapa tau gitu, produsernya gak sengaja baca, terus diperbaiki deh itu sinetron. Haha.. Wes wes, ya sudah, sampai sini dulu, disambung ke posting selanjutnya. After all, good night all ^^

Wednesday, June 4, 2014

#ngelantur-tengah-malam

Saya sih orangnya kaku, saklek, kata mama saya. Jadi, kalau menurut saya tidak jujur, ya sudah tidak jujur. Kalau menurut saya tidak amanah, ya sudah tidak amanah. Alasannya apa, itu urusan paling belakang. Yang pertama itu, masalah prinsip menurut saya. Saya juga punya kebiasaan yang agak aneh. Saya cenderung nggak suka sama yang namanya ketidakadilan. Dan tidak adil versi saya ini, biasanya lebih ekstrim definisinya. Haha.. Bilang lah di saat ada dua orang sedang bertarung, dan satu orang tersebut diserang dengan segala kejelekan yang ia punya, tapi yang satunya tidak. Saya pasti kesal. Harusnya kan sama-sama diserang. Begitupun jika hanya satu yang diangkat-angkat dan dipuja-puja, saya juga kesal. Kenapa tidak mengangkat kebaikan yang satu lagi? Saya ini memegang prinsip, sebaik-baiknya orang baik, pasti ada busuknya juga, dan sebusuk-busuknya orang jahat, pasti ada baiknya juga. Makanya, saya juga suka kesal kalau ada orang nyinyir-nyinyiran yang lebay. Emang dia Tuhan yang tahu segalanya? Bahkan segala informasi yang tersaji di depan kita saja, belum tentu itu fakta. Kita bisa tahu dari mana itu benar atau tidak? Bahkan opini yang dikatakan berulang-ulang dan (hanya) dipercayai banyak orang saja bisa kita anggap fakta. Saya suka nggak nyambung deh sama logika orang kebanyakan. Akhir-akhir ini buka sosmed, bukan terhibur, malah tambah gerah aja. Haha.. Tapi ini apa sayanya yang berlebihan apa gimana yaa.. Hahaha

Tuesday, April 29, 2014

Mall Klender, Review ala Gue

Halo, para kolega. Kali ini gue mau buat review film ah, sekali-kali gitu. Kalau dilihat-lihat, selama ini gue ternyata lebih sering nge-review manga atau anime atau drama seri. Itu pun jarang. Haha.. Makanya nih, mumpung gue beberapa hari lalu abis nge-bolang ke Surabaya, dan abis nonton film Mall Klender. Iyak, itu film horor. Agak mengkhianati bio profil Blogger gue sih emang, secara gue bilang nggak suka film horor, haha.. Tapi apa mau dikata.. Saya mengikuti hukum mayoritas, karena nontonnya bareng-bareng temen kos, yang kebetulan, juga beberapa waktu belakangan ini pada jadi pecandu film horor. Haha..

Well, dan saat itu, di bioskop itu (Tunjungan 21), gue merasa film ini lebih oke dibanding film-film yang lain yang tayang. Kecuali kalau dibandingin sama The Raid 2 sih, tapi gue udah nonton kalau itu. Jujur, pertama tertarik itu, sama pemain-pemainnya. Ada Shandy Aulia, Denny Sumargo, Igor Saykoji, dan Tasya Kamila. Gue percaya aja gitu, akting mereka bakal oke, udah pernah lihat di film lain soalnya, walaupun belum pernah tahu akting nya Tasya gimana. Dan yang terpenting buat gue, nggak ada indikasi kalau film ini mengarah ke film horor-horor-an yang hobinya jual dada sama paha seperti yang udah-udah. Baik dari cast-nya maupun poster, Insyaallah aman. Hehe.. Makanya, makin mantap lah gue dan temen-temen buat nonton film ini.

And then the movie goes.. Film ini bercerita tentang Mila (Shandy Aulia) yang dibilang-bilang kakeknya kalau dia punya sixth sense, dapat melihat dan berinteraksi dengan dunia gaib. Tapi, kemampuan itu, mata batinnya terutama, baru akan terbuka saat ia berusia 23 tahun. Entah si Mila ini terobsesi apa gimana, ia dengan teman-temannya, ada Pandji, Danang, Karina, akhirnya menekuni kegiatan hunting tempat-tempat angker. Ingin membuktikan kalau dunia gaib itu ada. Sekalian buat bikin liputan, biar bisa dijual ke TV gitu deh ceritanya.. Dan dalam hati gue membatin, "Kook bisaa yaaaa ada orang senekat ituuuu.." Hahaha.. Oh ya, lanjut, sampai akhirnya, setelah berkali-kali hunting tanpa hasil, Mila melihat iklan tantangan dari suatu mall, yang terkenal angker. Tantangan berhadiah untuk membuktikan bahwa mall itu tidak berhantu. Mereka berempat pun sepakat, untuk mengikuti tantangan tersebut, sebagai hunting terakhir, jika tidak juga memberikan hasil. Tapi, yang berbeda di sini adalah, waktu pelaksanaan tantangan tersebut bertepatan dengan ulang tahun Mila yang ke 23. Jadi udah mulai kebayang kan, bakal kaya apa mereka semua nanti di mall itu? Huehehehe..

Overall, kalau ditanya, ini film serem apa enggak, gue jawabnya : SEREM! Setan-setannya bisa dibilang narsis deh. Tapi sayangnya, menurut gue, agak gampang ditebak. Hehe.. Jujur aja, musiknya terlalu gampang bikin kita tahu, kalau bentar lagi setannya bakal muncul. Ada sih, yang cuma bikin kaget, tapi nggak seberapa. Sisanya kebanyakan semacam kaya musik pemberitahuan kalau itu setan-setan unyu akan muncul. Yaah jadi kalau buat penonton penakut macam gue, bukannya bikin tambah penasaran setannya bakal kaya apa, malah dijadikan ajang nutup muka pake tangan. Hahahaha.. Hm, kalau dipikir-pikir, gue nggak ada yang ingat secara detail ya, tampang penampakanannya itu kaya apa aja. Paling gue cuma inget tangannya aja, atau badannya aja, atau mukanya tapi cuma sepertiga. Kebanyakan nutup matanya.. Haha.. Tapi, kalau diinget sekilas, teteeep serem bangeet.. Apalagi yang setan kaya di trailer itu, yang kebakar, yang gue telat nutup mata pas si itu setan keluar.. T.T Hm, kalau dari segi cerita, gue bilang oke lah. Hehe.. Ada twist nya di belakang, cukup seru juga jadinya. Dan ada adegan-adegan lucu-lucu-romantis-gimana-gitu nya juga, yang asli bikin ketawa. Jadi ada unsur menyenangkan nya waktu nonton film ini. Hm (lagi), kalau bicara akting pemain, oke lah menurut saya, tapi belum wow. Hehe.. Ada beberapa yang menurut gue malah kurang, jadi bikin agak nggak asik gitu. Sama ada juga, detail-detail kecil yang keliatan aja gitu, di mata gue, yang mengurangi keasikan film ini. Cuma, nggak banyak. Hehe.. Dan overall, film ini masih tetep asik buat ditonton, apalagi rame-rame. Kalau ditanya nilai, 7 dari 10 kalau menurut gue.. Hehe :D

Nah sudah, sampai di sini dulu. Buat yang belum pada nonton, tonton lah sana biar nggak penasaran. Huehehehe.. Akhir kata, cintai prodeuk sineas Indonesia, and see ya at my next post! xD